Ambulance Milik Nasdem di Bakar Massa, Kader Patungan Beli Ambulance Baru

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 24 Oktober 2020 18:56

Ambulance Milik Nasdem di Bakar Massa, Kader Patungan Beli Ambulance Baru

TROTOAR. ID, MAKASSAR – Dibakarnya mobil ambulans milik NasDem Kota Makassar belum lama ini menjadi perhatian banyak publik. Kesimpulan banyak warga khususnya di Kota Makassar sangat menyayangkan perbuatan tersebut.

Sekadar diingat, ambulans milik NasDem Makassar dibakar oleh oknum yang tak dikenal saat aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja. 

Dugaan sementara, aksi tersebut sudah disusupi atau ada yang sengaja menunggangi yang berujung pengrusakan  kantor NasDem hingga pembakaran satu unit ambulans milik NasDem Makassar, pada Kamis (22/10/2020).

Mobil ambulans dimiliki NasDem Kota Makassar itu terbilang paling aktif. Itu karena saking tingginya permintaan dari warga yang sakit atau antar jenazah ke dalam atau luar dari Kota Makassar.

Memang kebutuhan masyarakat terhadap mobil ambulans sangat tinggi. Dari dasar itu, mulai bupati, elite partai, hingga sejumlah pengusaha “berpatungan” beli ambulans. 

Ketua DPD NasDem Rachmatika Dewi mengaku sangat menyesalkan perbuatan tersebut. “Kami sangat sayangkan sekali, pembakaran mobil ambulans. Ini mobil ambulans dipakai untuk melayani masyarakat warga Kota Makassar secara gratis,” kata Cicu, sapaan karibnya, Sabtu (24/10/2020). 

“Pasca kejadian ini, sangat begitu banyak beri support positif yang datang. Di luar dari warga itu sendiri, datang juga sejumlah kepala daerah, elite partai hingga pengusaha di Sulsel,” sambung Ketua Komisi B DPRD Sulsel itu.

Mereka diantaranya yang akan menyumbang mobil ambulans untuk diperuntukkan warga di Kota Makassar, yakni, Waketum DPP NasDem Ahmad Ali, Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse, Sekretaris DPW NasDem Sulsel Syaharuddin Alrif, Wakil Bendahara NasDem Sulsel Raymond Affandy, Fraksi NasDem DPRD Sulsel. 

Kemudian, dari kepala daerah seperti, Judas Amir (Wali Kota Palopo), Suardi Saleh (Bupati Barru), Basmin Mattayang (Bupati Luwu), Ilhamsyah Azikin (Bupati Bantaeng), dan Syamsari Kitta (Bupati Takalar). 

Totalnya, lanjut Cicu, terkonfirmasi ada sekitar 20 unit ambulans untuk dipergunakan warga di Kota Makassar. Semata-mata bantuan ambulans ini bisa dimanfaatkan banyak orang. 

“Yah boleh dibilang, mati satu tumbuh seribu. Ini juga tak lepas dari berkat doa dan support dari para warga yang ikut sedih dibakarnya ambulans itu,” katanya.

Di tempat lain, Polisi sudah menetapkan 11 orang sebagai tersangka kasus perusakan kantor dan pembakaran mobil ambulans milik Dewan Pimpinan daerah (DPD) NasDem Kota Makassar.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah28 Agustus 2026 22:23
KleponHolic dan Cerita UMKM yang Saling Menguatkan di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.id — Sebuah produk kuliner tak pernah benar-benar lahir dari satu tangan. Di balik seporsi kue yang sampai ke meja pelanggan, ada pe...
Politik28 Agustus 2026 19:18
NasDem Sulsel Konsolidasi 257 Kader, Siapkan Strategi Hadapi Tahapan Pemilu 2027
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik menghadapi tahapan Pemilu yang dijadwalkan bergulir mulai awal ...
Daerah28 Agustus 2026 17:15
Gubernur Andi Sudirman Lepas 500 Offroader, Pesan Jaga Lingkungan dan Keselamatan
MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melepas sekitar 500 peserta Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 d...
Metro28 Agustus 2026 16:18
Munafri Ajukan Pembaruan Perda Aset Daerah, Tata Kelola Barang Milik Pemkot Makassar Diperketat
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong pembaruan tata kelola barang milik daerah untuk memperkuat kepastian hukum, ak...