Waskita Karya Pemanang Tender Pembangunan Twin Tower

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 04 November 2020 18:10

Waskita Karya Pemanang Tender Pembangunan Twin Tower

TROTOAR.ID, MAKASSAR- Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, menyaksikan proses penandatanganan kontrak kerja pembangunan gedung Twin Tower antara PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) Sulsel dengan PT Waskita Karya, di Rujab Gubernur, Rabu, 4 November 2020.

Senior Vice President Building Division PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Ir Septiawan Andri Purwanto MM, mengaku, pekerjaan ini merupakan konstruksi yang sangat bagus dan akan mulai dikerjakan dalam waktu dekat ini.

“Kami tidak ingin menyampaikan banyak pada kesempatan ini. Karena kami langsung pada poin pekerjaannya nanti,” kata Septiawan, dalam sambutannya.

Baca Juga  Debitur KUR Terima Keringanan Pembayaran Sebesar 50 Persen

Menurut dia, dengan dilakukan penandatanganan kontrak kerja ini, secara langsung pengguna jasa dan penyedia telah sepakat melaksanakan kontrak kerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, mengaku, pada hari Senin, 2 November lalu, ia sudah melaporkan pembangunan Twin Tower kepada Presiden Republik Indonesia. Dan ia sangat bersyukur karena Presiden merespon dengan baik penyampaiannya.

“Kemarin hari Senin sudah melaporkan ke Presiden soal pembangunan twin tower. Alhamdulillah Bapak Presiden menyambut dengan baik dan beliau selalu berpesan agar terus bersinergi,” ujarnya.

Baca Juga  Abdul Hayat Buka Rakor Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria

Ia juga melaporkan ke Presiden jika biaya pembangunan twin tower Rp 1,9 triliun. “Pak Presiden bertanya berapa biayanya. Biaya dari mana? Saya sampaikan, biayanya Rp 1,9 triliun dan perusahaan milik negara yang siap membangunkan,” jelasnya.

Menurut dia, setelah pembangunan twin tower tersebut, semua bisa naik kendaraan umum seperti bus dan langsung turun di halte, kemudian dilanjutkan dengan jalan kaki menuju ruangan masing-masing.

“Ini budaya baru yang kita akan bangun di kantor baru ini. Nantinya kita cukup jalan kaki saja bersama-sama masuk kantor dan kita cukup baik bus saja ke kantor baru ini,” ungkapnya.

Baca Juga  18 Kafilah Asal Sulsel Beraksi di MTQ Nasional Samarinda

Banyak alasan, kenapa harus dibangun twin tower ini. Pasalnya, selama ini kantor pemerintahan sangat berjauhan dengan Kantor Gubernur. Dan terjadi jalan sendiri-sendiri karena kurangnya koordinasi.

“Selama ini terjadi kerja sendiri-sendiri karena kantor berjauhan. Saya kira ini adalah bentuk kolaborasi yang harus kita bangun bersama selama ini, lewat gedung twin tower,” tutupnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah22 Oktober 2026 16:51
Viral Bayi Nakla, Pemkab Bulukumba Pastikan Perhatian dan Pendampingan bagi Keluarga
BULUKUMBA, Trotoar.id — Kondisi bayi Nakla yang tengah menjalani perawatan medis setelah mengalami sakit dan viral di media sosial mendapat perhatia...
Metro04 November 2020 18:10
Waskita Karya Pemanang Tender Pembangunan Twin Tower
MAKASSAR, Trotoar.id — Upaya Pemerintah Kota Makassar memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan berbuah penghargaan. Kota Makassar ...
Politik22 Oktober 2026 12:37
AMPI Sulsel Rekomendasikan Andi Nurhaldin NH Maju sebagai Ketua Golkar Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Dinamika menuju pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mengemuka. DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (...
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...