Makassar, Trotoar.id – Soal Covid-19, Epidemiologi Universitas Hasanuddin, Ansariadi berbicara bahwa Pemerintah Kota Makassar belum bisa mempertahankan penurunan kasus yang sempat terjadi dua minggu berturut turut, Selasa (10/11).
Sementara itu, ia telah menyampaikan hal ini ke Pj Wali Kota Makassar agar melaksanakan pencegahan penyebaran.
“Sudah saya beritahukan ke Pj Wali Kota Makassar supaya men-tracking kasus yang ada dan tangkap semua yang keluar,” imbuhnya.
Menurutnya, kasus covid-19 meningkat di minggu ketiga ini bahkan mencapai 30 persen, kata Ansariadi.
“Wilayah Kota Makassar sedang berupaya turun dari zona orange ke zona kuning, namun kenyataan berkata lain, sepertinya status zona orange yang disandang saat ini masih tetap bertahan hingga beberapa bulan ke depannya,” katanya.
Akademisi Unhas itu melihat ada peningkatan kasus, sehingga kecil kemungkinan untuk pindah zona.
“Seandainya bisa turun dari 114 kasus turun ke 80-an sampai minggu depan, maka peluangnya sangat besar untuk pindah zona,” ujarnya.
Sedangkan syarat yang harus dipenuhi, kata Ansariadi, Makkassar harus menujukkan penurunan hingga empat minggu secara konsisten.
“Kita sudah pernah turun ke 50 persen 2/3 minggu sebelumnya. Seandainya kasus di bawah 100 minggu ini maka kita bisa pindah zona,” tuturnya.
(Al/Fjr/Hms)
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (Anniversary)…
Walikota .akadsar, Munafri Arifuddin
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan…
JENEPONTO, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan fokus…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang yang juga Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia Sulawesi Selatan,…
This website uses cookies.