Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA). | trotoar.id
TROTOAR.ID, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, mengajukan komplain ke Pemerintah China atau penemuan drone seaglider di Kabupaten Kepulauan Selayar. Alat tersebut patut diwaspadai, karena diduga aktivitas mata-mata.
Nurdin mengatakan, sudah berkoordinasi dengan Danlantamal VI terkait penemuan UUV (unmanned underwater vehicle) atau drone itu.
“Sekarang itu kami sudah komplain nota diplomatik ke kedutaan besar China,” kata Nurdin di Kota Makassar, Sulsel, Senin (4/1/2021).
Penemuan alat militer ini, kata dia, harus mendapat perhatian serius. Sebab seaglider itu diduga menjadi bagian aktivitas mata-mata, sehingga patut diwaspadai.
“Itu mata-mata. Kami sudah berkoordinasi dengan Danlantamal,” ujarnya.
Sebelumnya Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margo, memastikan benda diduga drone yang ditemukan di Kepulauan Selayar merupakan seaglider.
Namun alat tersebut akan dibawa ke pusat Hidrografi dan Oseanografi Angkatan Laut (Hidrosal) untuk penyelidikan lebih lanjut. Dia pun masih enggan berspekulasi terkait motif dan keberadaan drone seaglider ini.
(Source: iNews Sulsel)
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Keluarga besar PDI Perjuangan Sulawesi Selatan melaksanakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban dalam…
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Ribuan umat Muslim memadati Lapangan Karebosi, Rabu pagi, 27 Mei 2026, untuk melaksanakan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Momentum Hari Raya Idul Adha dimanfaatkan Anggota Fraksi Partai Gerindra, Patudangi, untuk…
Jakarta, trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori…
Barru, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di sektor pelayanan…
This website uses cookies.