Categories: Nasional

Komnas HAM Ungkap Peristiwa KM 50: Pengawal Rizieq Pilih Tunggu Polisi, Padahal Bisa Kabur

TROTOAR.ID, Jakarta – Sejumlah fakta baru muncul dari hasil investigasi Komnas HAM terkait tewasnya pengawal Habib Rizieq. Dari hasil itu, terungkap, 2 mobil pengawal Rizieq sengaja menunggu mobil yang menguntit yang belakangan diketahui merupakan polisi.

Ketua Tim Investigasi Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan, 2 mobil pengawal Rizieq sempat berhasil menahan laju mobil polisi yang menguntit mereka. Hal itu dilakukan untuk memberi jalan kepada rombongan utama Habib Rizieq melaju lebih dulu.

Kedua mobil FPI berhasil membuat jarak dengan mobil polisi. Sayangnya, jarak itu tidak dipakai untuk kabur, tapi mereka sengaja menunggu.

“Masuk Karawang Timur 6 mobil melaju lebih dulu meninggalkan 2 mobil pengawal lain. 2 ditinggal mobil Avanza silver dan laskar sus mobil Spin, agar penguntit tidak mendekati HRS dan rombongan,” kata Anam, saat konferensi pers di Komnas HAM, Jumat (8/1).

“Kedua mobil FPI berhasil membuat jarak dengan penguntit, memiliki kesempatan kabur tapi ambil tindakan menunggu. Akhirnya bertemu kembali dengan 2 mobil petugas,” tambah dia.

Komnas HAM sempat menunjukkan foto hasil tangkapan layar CCTV di seberang hotel Swissbell Karawang. Dari situ, terlihat mobil Spin tengah berhenti.

Selain itu, Komnas HAM juga menunjukkan rekaman suara yang menunjukkan pengawal Rizieq sengaja menunggu mobil polisi. Pengawal menyebut polisi dengan sebutan Kardun.

Peristiwa ini berulang kali disebutkan sepanjang konferensi pers. Anam menilai, bagian ini merupakan salah satu yang penting dalam rangkaian peristiwa baku tembak polisi dengan pengawal Rizieq.

“Kalau enggak ada proses menunggu peristiwa KM 50 enggak akan terjadi. Kalau itu tidak ditunggu, enggak akan terjadi,” ucap dia.

(Source: Kumparan)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Skandal MBG Terbongkar, Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs atas Dugaan Korupsi Proyek Triliunan

JAKARTA, TROTOAR.ID — Skandal besar mengguncang program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejaksaan Agung resmi menahan…

4 jam ago

Bangun Ekosistem Investasi Agribisnis, Bulukumba Didorong Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda) bersama FamFresh Industries menggelar workshop bertajuk Membangun…

6 jam ago

Tangani Puluhan Ribu Anak Tidak Sekolah, Gubernur Sulsel Jadi Contoh Nasional di Forum Bappenas

JAKARTA, TROTOAR.ID — Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Gubernur Sulsel, Andi…

6 jam ago

Makassar Virtual Run, Inovasi Pemkot Ajak Warga Olahraga Sambil Awasi Kota

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan inovasi berbasis teknologi melalui program “Makassar Virtual Run”,…

7 jam ago

Pemkab Barru dan Kodim 1405/Parepare Sosialisasikan Pembangunan Yonif TP, Warga Dilibatkan Bahas Lahan

BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru bersama Kodim 1405/Parepare menggelar sosialisasi persiapan lahan untuk pembangunan…

7 jam ago

Kejaksaan Agung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Diduga Atur Proyek Makan Bergizi Gratis

JAKARTA, Trotoar.id — Kejaksaan Agung resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana,…

8 jam ago

This website uses cookies.