Komnas HAM Ungkap Peristiwa KM 50: Pengawal Rizieq Pilih Tunggu Polisi, Padahal Bisa Kabur

Suriadi
Suriadi

Jumat, 08 Januari 2021 21:52

Barang Bukti.
Barang Bukti.

TROTOAR.ID, Jakarta – Sejumlah fakta baru muncul dari hasil investigasi Komnas HAM terkait tewasnya pengawal Habib Rizieq. Dari hasil itu, terungkap, 2 mobil pengawal Rizieq sengaja menunggu mobil yang menguntit yang belakangan diketahui merupakan polisi.

Ketua Tim Investigasi Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan, 2 mobil pengawal Rizieq sempat berhasil menahan laju mobil polisi yang menguntit mereka. Hal itu dilakukan untuk memberi jalan kepada rombongan utama Habib Rizieq melaju lebih dulu.

Kedua mobil FPI berhasil membuat jarak dengan mobil polisi. Sayangnya, jarak itu tidak dipakai untuk kabur, tapi mereka sengaja menunggu.

“Masuk Karawang Timur 6 mobil melaju lebih dulu meninggalkan 2 mobil pengawal lain. 2 ditinggal mobil Avanza silver dan laskar sus mobil Spin, agar penguntit tidak mendekati HRS dan rombongan,” kata Anam, saat konferensi pers di Komnas HAM, Jumat (8/1).

“Kedua mobil FPI berhasil membuat jarak dengan penguntit, memiliki kesempatan kabur tapi ambil tindakan menunggu. Akhirnya bertemu kembali dengan 2 mobil petugas,” tambah dia.

Komnas HAM sempat menunjukkan foto hasil tangkapan layar CCTV di seberang hotel Swissbell Karawang. Dari situ, terlihat mobil Spin tengah berhenti.

Selain itu, Komnas HAM juga menunjukkan rekaman suara yang menunjukkan pengawal Rizieq sengaja menunggu mobil polisi. Pengawal menyebut polisi dengan sebutan Kardun.

Peristiwa ini berulang kali disebutkan sepanjang konferensi pers. Anam menilai, bagian ini merupakan salah satu yang penting dalam rangkaian peristiwa baku tembak polisi dengan pengawal Rizieq.

“Kalau enggak ada proses menunggu peristiwa KM 50 enggak akan terjadi. Kalau itu tidak ditunggu, enggak akan terjadi,” ucap dia.

(Source: Kumparan)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik31 Juli 2026 23:51
Bawaslu Sulsel Gandeng Lima Organisasi Disabilitas, Perkuat Komitmen Wujudkan Pemilu Inklusif Tanpa Diskriminasi
MAKASSAR, Trotoar.id  – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat komitmennya mewujudkan pemilu yang inklusif da...
Metro31 Juli 2026 21:16
Ketua TP PKK Makassar Pimpin Senam Jantung Sehat, Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Aktif
MAKASSAR, Trotoar.id – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, memimpin kegiatan Senam Jantung Sehat yang digelar Pokja IV...
Metro31 Juli 2026 21:13
Jelang Aturan Baru 1 Agustus, TP PKK Makassar Door to Door Edukasi Warga Pilah Sampah dari Rumah
MAKASSAR, Trotoar.id – Menjelang pemberlakuan kebijakan baru pengelolaan sampah mulai 1 Agustus 2026, Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar bersama D...
Uncategorized31 Juli 2026 20:37
Munafri Kukuhkan FKLA Sulsel, Tegaskan Kerukunan Antarumat Beragama Jadi Fondasi Kemajuan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id  – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan modal utama dalam menjaga st...