Categories: Nasional

Tim DVI Polri sudah terima 16 kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air

TROTOAR.ID, Jakarta – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri sudah menerima 16 kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

“Kemudian Tim DVI sudah menerima 16 kantong jenazah dan 3 kantong properti,” ucap Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/1).

Rusdi mengatakan ke depannya, Tim DVI akan melaksanakan kegiatan identifikasi terhadap kantong jenazah tersebut.

“Tugas ke depan akan melaksanakan kegiatan identifikasi kepada kantong jenazah ini,” kata dia dikutip dari Kumparan.

Awal Febri

Share
Published by
Awal Febri

BERITA TERKAIT

PDI Perjuangan Sulsel Salurkan 151 Hewan Kurban, Ridwan Andi Wittiri: Wujud Kesalehan Sosial

MAKASSAR, TROTOAR.ID— Keluarga besar PDI Perjuangan Sulawesi Selatan melaksanakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban dalam…

2 jam ago

Munafri–Aliyah Salat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Karebosi, Serukan Kepedulian Sosial

MAKASSAR, TROTOAR.ID— Ribuan umat Muslim memadati Lapangan Karebosi, Rabu pagi, 27 Mei 2026, untuk melaksanakan…

3 jam ago

Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Presiden, Munafri Apresiasi Bantuan Prabowo untuk Warga Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda…

4 jam ago

Patudangi Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban, Daging Dibagikan kepada Warga Kurang Mampu

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Momentum Hari Raya Idul Adha dimanfaatkan Anggota Fraksi Partai Gerindra, Patudangi, untuk…

4 jam ago

Barru Raih UHC Awards 2026, Tegaskan Komitmen Perluasan Akses Layanan Kesehatan

Jakarta, trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori…

16 jam ago

Barru Luncurkan Call Center 112, Perkuat Respons Darurat dan Digitalisasi Layanan Publik

Barru, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di sektor pelayanan…

16 jam ago

This website uses cookies.