Pemprov Usulkan Keikutsertaan Aset di Lahan Twin Tower, Syahar: Kok Kami Baru Dilibatkan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 27 Januari 2021 16:00

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat Bersama dengan Biro Aset, Biro Ekonomi  soal persetujuan penyertaan aset pada lahan Pembangunan Twin Tower

Pada rapat tersebut hadir wakil ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif yang pada rapat mengungkapkan jika pemerintah jangan menganggap kami sebagai lembaga stempel doang 

“Jangan setelah peletakan batu pertama dan sudah berproses baru mengusulkan penyertaan aset, kami ini juga bagian dari pemerintah, seperti yang diatur dalam UU Pemerintahan Daerah, ‘ kata Syaharuddin Alrif 

Hingga Syahar menganggap jika pemerintah Provinsi dianggap telah lalai dan mengabaikan UU Pemerintahan Daerah, sebab dalam kondisi terdesak barulah pemerintah mengajak kami di DPRD untuk membahas penyertaan modal dan aset yang diajukan Pemprov Sulsel. 

Syahar juga menyampaikan bila Perseroda dan pemerintah provinsi belum memberikan penjelasan detail tentang pembangunan Twin Tower maka DPRD akan mengabaikan usulan tersebut  

“Jangan kami di DPRD dianggap Pajangan belaka, nanti dibutuhkan baru kami dilibatkan dan menganggap DPRD akan ngikut apa yang akan dilakukan pemprov, kami ini Juga penyelenggara pemerintah, sebagaimana diatur dalam UU ,” Kata Syaharuddin Alrif

Selain itu Syahar menyebutkan, sebelum DPRD membahas keikutsertaan modal dan aset, seharusnya pemerintah dalam hal ini Perseroda melakukan eksposes tentang prediksi keuntungan dan metode pelunasan utang dari PT Waskita. 

“Kami mau membahas ini jika Perseroda telah melakukan eksposes, bagaimana metode pelunasan utang dan prediksi keuntungan yang akan di dapat,” Kata Syaharuddin Alrif 

Rapat Pembahasan keikutsertaan modal dan aset pemerintah pada Perseroda juga dihadiri oleh sejumlah anggota Komisi C yang yang juga meminta Perseroda melakukan eksposes sebelum DPRD melanjutkan pembahasan tentang pernyataan modal

Sebab dalam mengikutsertakan aset ada beberapa tahapan yang harus dilalui termasuk menghitung nilai aset yang diikutsertakan serta prosesnya harus dibahas dalam Perda, tidak serta merta meminta lantas di setujui. 

“Proses penyertaan aset cukup panjang, sebab ada beberapa proses yang harus dilalui termasuk ditetapkan dalam perda yang akan mengikat kerjasama keikutsertaan modal dan aset, ” Pungkasnya 

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Politik28 Juli 2026 15:43
Usulkan 20 Nama, Pattarai: SOKSI Siap Perkuat Kepengurusan Baru Golkar Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id – Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Sulawesi Selatan resmi mengusulkan 20 n...
Metro28 Juli 2026 13:38
Makassar Jadi Daerah Percontohan Digitalisasi Bansos Nasional
Makassar, Trotoar.id – Kota Makassar resmi ditunjuk pemerintah pusat sebagai salah satu daerah percontohan (pilot project) pelaksanaan digitalisasi ...
Uncategorized28 Juli 2026 13:33
Tak Perlu Modal Besar, Appi: Cukup Dua Ember untuk Mulai Pilah Sampah dari Rumah
MAKASSAR, Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar resmi memperkuat reformasi pengelolaan sampah melalui penerbitan Instruksi Wali Kota Makassar Nomor ...
Politik28 Juli 2026 13:27
IAS Mulai Rancang Formasi DPD I Golkar Sulsel 2026-2031, Sejumlah Nama Masuk Bursa Pengurus
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim formatur hasil Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai bergerak menyusun komposisi kepengurusan...