Categories: Regional

Ribuan Pendamping Desa Bantu KPID Awasi Penyiaran di Sulsel

TROTOAR.id—Dalam mendukung tugas dan wewenangnya melakukan pengawasan dan literasi media penyiaran. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan, menjalin kerjasama dengan Tenaga Pendamping Profesional Desa (TPP) Provinsi Sulsel. 

Hal itu dibuktikan dengan pertemuan kedua belah pihak di kantor TPP, Jalan Skarda, Gunung Sari, Senin (15/3/2021).

Dalam pertemuan itu, KPID mengajak TPP untuk turut serta mengawasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat desa terkait isi siaran televisi, maupun radio yang ada di wilayah Sulawesi Selatan.

Ketua KPID Sulawesi Selatan, Hasrul Hasan berharap KPID dan TPP bisa bersinergi untuk mengedukasi masyarakat desa, khususnya tayangan siaran yang sehat, sesuai Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS). 

“Sebagai peran aktif Masyarakat di bidang penyiaran, kami berharap pendamping desa bisa bersinergi dengan kami melakukan edukasi kepada masyarakat terkait isi siaran yang baik sesuai dengan standar P3SPS,” ujar Hasrul.

Lebih lanjut Hasrul mengatakan, nantinya para pendamping desa dan masyarakat aktif mengawasi pelanggaran isi siaran dengan mengadukan ke KPID Sulawesi Selatan. 

“Selain edukasi masyarakat, kita berharap teman-teman di TPP dan masyarakat di desa aktif mengadukan lembaga penyiaran yang melakukan pelanggaran isi siaran ke kami,” kata Hasrul.

Sementara itu, Koordinator TPP Desa Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Rahman menyambut baik sinergi yang ditawarkan oleh KPID Sulawesi Selatan.

“Kita sambut baik kerjasama ini, dan dalam waktu dekat akan lakukan sosialisasi dan edukasi bersama ke masyarakat desa karena sudah menjadi bagian dari tugas kami. Dan persoalan tayangan penyiaran, yang tidak sehat tentu dapat merusak moral masyarakat desa terutama anak anak kita yang ada di desa,” ujar Rahman.

Dalam program sinergitas KPID dan TPP Sulawesi Selatan ini. KPID akan bersosialisasi ke pendamping desa serta menerbitkan buku saku, dan buku digital tentang P3SPS dan regulasi lainnya yang terkait dengan media penyiaran.

Sekedar diketahui, di Sulawesi Selatan dari 24 Kota dan Kabupaten, hanya 21 yang memiliki pemerintahan tingkat desa. Saat ini Sulsel memiliki 1220 Tenaga Pendamping Desa yang tersebar di 2.255 desa.***

Awal Febri

Share
Published by
Awal Febri
Tags: DesaKPID

BERITA TERKAIT

Rumah Membatik Bunga Mawar Bulukumba Latih Siswa SRMP 23 Makassar Membuat Sarung Batik Shibori

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Upaya pelestarian budaya membatik terus digalakkan melalui kegiatan edukatif dan kreatif. Salah…

2 jam ago

Bupati Barru Hadiri Puncak HBDI ke-118, Dorong Lansia Tetap Aktif dan Sehat

BARRU, TROTOAR.ID — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, bersama Wakil Bupati Abustan A. Bintang…

2 jam ago

Diduga Karena Tekanan, Kepsek SMA/SMK di Sulsel Mengundurkan diri

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Isu pengunduran diri sejumlah kepala sekolah tingkat SMA dan SMK di Sulawesi…

2 jam ago

Aliyah Mustika Ilham Usulkan Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di DPRD

MAKASSAR, TROTOAR.ID— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM)…

1 hari ago

Menaker Tegaskan Pentingnya Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah

JAKARTA, Trotoar.id — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pentingnya pelindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja…

1 hari ago

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Gubernur Sulsel Tanam 1.000 Mangrove di Selayar

SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove di…

1 hari ago

This website uses cookies.