Ribuan Pendamping Desa Bantu KPID Awasi Penyiaran di Sulsel

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 15 Maret 2021 21:43

Pertemuan KPID dengan TPP Desa di Sulsel, di kantor TPP, Jalan Skarda, Gunung Sari, Senin (15/3/2021).
Pertemuan KPID dengan TPP Desa di Sulsel, di kantor TPP, Jalan Skarda, Gunung Sari, Senin (15/3/2021).

TROTOAR.id—Dalam mendukung tugas dan wewenangnya melakukan pengawasan dan literasi media penyiaran. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan, menjalin kerjasama dengan Tenaga Pendamping Profesional Desa (TPP) Provinsi Sulsel. 

Hal itu dibuktikan dengan pertemuan kedua belah pihak di kantor TPP, Jalan Skarda, Gunung Sari, Senin (15/3/2021).

Dalam pertemuan itu, KPID mengajak TPP untuk turut serta mengawasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat desa terkait isi siaran televisi, maupun radio yang ada di wilayah Sulawesi Selatan.

Ketua KPID Sulawesi Selatan, Hasrul Hasan berharap KPID dan TPP bisa bersinergi untuk mengedukasi masyarakat desa, khususnya tayangan siaran yang sehat, sesuai Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS). 

Baca Juga  Heroisme Andi Amran Sulaiman Inspirasi RAAS Negeri Seribu Masjid

“Sebagai peran aktif Masyarakat di bidang penyiaran, kami berharap pendamping desa bisa bersinergi dengan kami melakukan edukasi kepada masyarakat terkait isi siaran yang baik sesuai dengan standar P3SPS,” ujar Hasrul.

Lebih lanjut Hasrul mengatakan, nantinya para pendamping desa dan masyarakat aktif mengawasi pelanggaran isi siaran dengan mengadukan ke KPID Sulawesi Selatan. 

Baca Juga  Kronologi Penangkapan Gembong Narkoba Asal Sulsel oleh Polda Sulbar, Satu Dinyatakan Hilang Gegara Lompat ke Sungai

“Selain edukasi masyarakat, kita berharap teman-teman di TPP dan masyarakat di desa aktif mengadukan lembaga penyiaran yang melakukan pelanggaran isi siaran ke kami,” kata Hasrul.

Sementara itu, Koordinator TPP Desa Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Rahman menyambut baik sinergi yang ditawarkan oleh KPID Sulawesi Selatan.

“Kita sambut baik kerjasama ini, dan dalam waktu dekat akan lakukan sosialisasi dan edukasi bersama ke masyarakat desa karena sudah menjadi bagian dari tugas kami. Dan persoalan tayangan penyiaran, yang tidak sehat tentu dapat merusak moral masyarakat desa terutama anak anak kita yang ada di desa,” ujar Rahman.

Baca Juga  Mahasiswa Makassar: Presiden Tiga Periode Itu Memperkosa Konstitusi 

Dalam program sinergitas KPID dan TPP Sulawesi Selatan ini. KPID akan bersosialisasi ke pendamping desa serta menerbitkan buku saku, dan buku digital tentang P3SPS dan regulasi lainnya yang terkait dengan media penyiaran.

Sekedar diketahui, di Sulawesi Selatan dari 24 Kota dan Kabupaten, hanya 21 yang memiliki pemerintahan tingkat desa. Saat ini Sulsel memiliki 1220 Tenaga Pendamping Desa yang tersebar di 2.255 desa.***

Penulis : Al/Lt

 Komentar

Berita Terbaru
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...
Politik25 Oktober 2026 19:28
Sarmuji Rayu Andi Sudirman Gabung Golkar: Dulu Golkar Wakafkan Diri, Kini Giliran Gubernur
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, melontarkan rayuan poli...
Politik25 Oktober 2026 17:55
Sarmuji Tantang Golkar Sulsel Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Digitalisasi Jadi Kunci
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menantang kepengurusan...
Politik25 Oktober 2026 17:42
Sarmuji Lantik 197 Pengurus Golkar Sulsel, Bidik Kebangkitan di Pemilu Mendatang
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, ...