Wali Kota Makassar Duduk Bersama Pemuda Lintas Agama Bicara Teroris

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 29 Maret 2021 19:17

Wali Kota Makassar Duduk Bersama Pemuda Lintas Agama Bicara Teroris

TROTOAR.id—Aksi teror bom bunuh diri yang memakan puluhan korban dimaksudkan untuk memecah belah persatuan suatu daerah. 

Namun, kejadian yang menimpa Kota Makassar, aksi bom bunuh diri oleh teroris, Minggu, 28 Maret 2021 di depan gerbang gereja Katedral Makassar, membuat rakyat makassar semakin kuat dan bersatu.

Hal itu diklaim, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto  di depan sejumlah pemuda lintas agama. 

“Teroris itu musuh kita, kita mengutuk keras. Mereka mengira kita akan terpecah belah, namun lewat kronologi ini masyarakat makassar terlihat semakin kuat, dan bersatu. Kita jangan kalah atas kejadian tak terpuji ini,” ucap Danny.

Danny pun menyampaikan dihadapan pemuda lintas agama bahwa kondisi di Kota Makassar kembali normal. 

Itu terjadi karena himbauan tegas yang dibuat Danny bersama pihak berwajib (TNI dan Polri) agar tidak menyebarluaskan hal-hal negatif atas kejadian ini di sosial media. 

“Kemarin saya disana dan antisipasi kita membuat cepat video imbauan bersama pihak TNI Polri agar masyarakat tak perlu panik dan takut. Tapi tetap waspada. Jangan menyebar foto-foto aksi bom di sosial media. Dan terbukti hari ini kita menunjukkan keberanian dan persatuan kita,” sebutnya.

Sementara, Perwakilan pemuda katolik menyampaikan rasa terimakasih kepada pemerintah kota Makassar atas gerak cepatnya meredam kepanikan masyarakat atas aksi tersebut. 

“Terima kasih banyak pak Wali dan pihak kepolisian luar biasa kesigapan dan ketepatannya meredam dampak negatif aksi bom bunuh diri ini. Ini benar-benar perbuatan yang tidak diakui di agama manapun. Kami semakin kuat karena pemimpin kita tampil didepan tanpa jeda memperhatikan detail dari aksi ini,” katanya. 

Pertemuan yang diinisiasi Danny ini bertujuan agar perwakilan pemuda lintas agama ini dapat menjadi perpanjangan tangan buat pemuda-pemuda lain agar tidak termakan ajaran-ajaran yang sesat. 

“Dimulai dari pemuda karena pelaku kemarin dan sebelumnya dilakukan oleh pemuda. Jadi saya harap lewat pemuda yang hadir hari ini bisa menjadi contoh positif dan menebar hal-hal baik kepada pemuda lainnya. Kita harus bersatu,” pinta Danny.

Kegiatan ini ditutup dengan semangat meneriakkan “Makassar tidak takut, Makassar bersatu, Makassar damai.” (ltf/trotoar).

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah18 Mei 2026 22:03
Pemkab Sidrap Raih Dua Penghargaan Literasi dan Kearsipan Tingkat Provinsi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) meraih dua penghargaan sekaligus dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provin...
Metro18 Mei 2026 21:59
Satgas Drainase Diterjunkan, Genangan di Sejumlah Ruas Jalan Makassar Berhasil Surut
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak Minggu malam (17/5/2026) hingga Senin sore (18/5/2026) sempat menyebabkan gena...
Metro18 Mei 2026 20:11
Munafri Dorong Transportasi Massal Modern, Tawarkan Skema BTS dan Subsidi APBD
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka peluang pengembangan transportasi umum massal berbasis skema Buy The Service (...
Daerah18 Mei 2026 20:05
Bupati Sidrap Turun Sawah, Panen Raya di Desa Lise Capai 9,1 Ton per Hektare
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung ke sawah mengikuti panen raya bersama petani di Desa Lise,...