Tanamkan Cinta Budaya, Wali Kota Danny Ajak Anak Didik Ke Museum

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 01 April 2021 13:58

Tanamkan Cinta Budaya, Wali Kota Danny Ajak Anak Didik Ke Museum

TROTOAR.ID, MAKASSAR,- Peringatan Hari Kebudayaan Kota Makassar di tetapkan setiap penggalan 1 April.

Dan di tahun 2021 ini, merupakan tahun ketiga di gelarnya perayaan tersebut. Bertempat di Museum Kota Makassar, Jalan Balaikota, Kamis (1/4/2021), Wali Kota Makassar nampak berbincang banyak hal tentang budaya Makassar.

Di dampingi Wakil Wali Kota Makassar Fatmawaty Rusdin dan Ketua Tim PKK Kota Makassar Indira Jusuf Ismail beserta Kadis Pariwisata Makassar Herfida Attas, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengajak seluruh warga utamanya generasi penerus bangsa untuk tidak melupakan budaya yang ada.

“Hari Kebudayaan Makassar bukanlah perayaan tanpa makna. Hari ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya menjaga norma budaya dan menerapkannya dalam kehidupan keseharian kita. Tidak perlu malu dengan bahasa dan dialek, justru itulah yang akan menjadi pengenal atau identitas kita sebagai orang Makassar”,sebut Danny.

Mengambil tema “Rampak Budaya Baru Makassar” menyiratkan sebuah terobosan kebiasaan baru yang harus di lakukan di masa sekarang untuk saling menjaga diri dan keluarga.

“Rampak budaya baru Makassar ini yaitu mengajak semua masyarakat Makassar untuk ikut vaksin. Mensukseskan festival vaksinasi untuk membentengi diri dari serangan virus covid-19. Ini juga sebagai awal pemerintah bisa membuka kembali sekolah tatap muka”,ujarnya.

Di hadapan para anak didik juga tenaga pengajar mulai dari SD hingga SMP se-Kota Makassar secara virtual, Wali Kota Makassar ini juga memberikan kesempatan yang ingin bertanya langsung.

“Pak Wali Kota,kapanki sekolah lagi?”,ujar Andi Abi pelajar SD yang di sambut jempol oleh Danny Pomanto.

“Sabarki nak,In Shaa Allah ketika semua guru-guruta’ dan bujang sekolah sudah di vaksin dan memastikan semua dalam kondisi sehat, persiapan tatap muka kembali sudah matang, bisamiki lagi kembali ke sekolah”,tutur Danny memberi semangat.

Dengan mengenakan pakaian adat, Danny mengatakan agar tidak melupakan jejak sejarah dan budaya tidak tergerus zaman maka anak didik di Makassar harus ke Museum Kota Makassar.

“Era boleh berganti tapi budaya harus di pertahankan. Sejarah tidak bisa di lupakan. Saya minta kepada Dinas Pendidikan Makassar semua SD juga SMP harus secara bergiliran berkunjung ke Museum untuk mengetahui jejak masa lampau”,tegasnya.

Di Sulawesi Selatan sendiri ada 4 etnis yakni Bugis,Makassar,Mandar dan Toraja. Dan sebagai anak Makassar jangan malu. Olehnya itu Wali Kota Danny menyerukan “Inakke Makassar” sebagai simbol kecintaan akan tanah Makassar.(*)

Penulis : Ady

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 Mei 2026 21:53
Pelantikan Ketua KNPI Sulsel Dihiasi Dukungan Tokoh Nasional dan Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 m...
Daerah05 Mei 2026 18:09
Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan un...
Politik05 Mei 2026 17:47
Tiga Ketua Umum KNPI Resmi Lantik Vonny Ameliani Pimpin KNPI Sulsel 2026–2029
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–20...
Metro05 Mei 2026 17:11
Pemprov Sulsel Perkuat Integrasi Pengelolaan SDA Jeneberang, Sidang TKPSDA Bahas Sistem Informasi dan Kolaborasi Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui Sidang Tim Koordinasi Pen...