Saat pelaku penyerangan ditangkap oleh warga. (CCTV).
TROTOAR.id—Gerombolan pemuda melakukan penyerangan ke sebuah warkop di Topaz, Jalan Boulveard, Kota Makassar. Membawa senjata berupa busur.
Tapi bukannya mengenai sasaran, justru para pemuda ini bernasib malang pasalnya di warkop yang diserangnya adalah tempat para anggota polisi nongkrong sehabis berbuka puasa.
Indentitas pelaku penyerangan yang berhasil ditangkap yakni ada dua oramg; Berinisial Z (20) dan YR (15). Saat ini YR mengalami luka di bagian perutnya.
Menurut keterangan pelaku YR, bahwa kejadian ini berawal pada saat dirinya bersama Z di Cafe Upnormal, Pantai Losari. Kemudian teman dari Z berinisial A mengajaknya melakukan penyerangan ke Jalan Topaz.
Alasan melakukan penyerangan lantaran teman dari A dikeroyok. Setelah itu Z, YR, dan A, bersama-sama ke Jalan Topaz menyerang.
Sesampainya di Warkop tersebut para pelaku melontarkan busurnya ke arah warkop.
Saat itulah, YR ditembak dan mengenai bagian bawah perut sebelah kirinya.
Lalu langsung diamankan oleh warga kemudian dikeroyok. Tak lama kemudian, datanglah pihak kepolisian setempat menjemput YR dan Z kemudian dibawa ke RS Bhyangkara untuk dilakukan perawatan medis.
Hal ini ditanggapi oleh Humas Polsek Panakkukang, Ahmad Zalim, “Saya belum dapat baketnya,” tulisnya via WhatsApp. (Lutfi/Trotoar)
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat…
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tahapan wawancara Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yang digelar di Four…
This website uses cookies.