Pejabat Pemkot Makassar ‘Tak Tertib’ dengan Perintah Wali Kota, Dewan: Copot! Jangan Segan-segan

Awal Febri
Awal Febri

Minggu, 09 Mei 2021 22:02

Gedung DPRD Kota Makassar, di Jalan AP Pettarani, (trotoar.id).
Gedung DPRD Kota Makassar, di Jalan AP Pettarani, (trotoar.id).

TROTOAR.id—Wali Kota Makassar Danny Pomanto, geram gegera hingga saat ini alat pendeteksi cepat covid-19 belum juga dipesan oleh anggotanya, padahal sudah ada anggarannya.

Keterlambatan itu diakui oleh Danny, lantaran anggotanya takut. Padahal berbagai upaya telah dilakukan oleh Danny untuk memastikan alat tersebut dapat diadakan dengan cepat dan aman.

Hal direspon oleh Ketua Komisi D DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir. Menurutnya, pengadaan GeNose sangat mendesak demi pengendalian covid-19.

Ia secara tegas mendukung Danny Pomanto untuk mencopot anggotanya sesuai aturan yang ada bila tak terbit dengan perintah kebijakan yang telah dibuat, apalagi ini anggaran sudah ada.

“Kalau ada pejabat seperti itu segera ditindak, karena bukannya membantu malah mempersulit,” kata Politisi Golkar ini, sehingga ia menyarakan Danny agar tak segan-segan mencopot bila memang tak bekerja dengan baik demi penanganan covid-19.

“Tapi kalau misalnya ada yang menyalahi aturan itu harus menjadi pertanyaan bagi kita semua,” pungkasnya. [Lutf/Trotoar]

 Komentar