Categories: Internasional

Konflik Israel–Palestina Disebut Mengarah ke Perang Terbuka, Indonesia Diminta Siapkan Pasukan Jika Ada Keputusan PBB

TROTOAR.id, Jakarta—Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Sukamta menyatakan keprihatinannya atas jatuhnya korban dari rakyat sipil dalam konflik yang terjadi di Palestina.

Kondisi di negara itu makin genting, terutama pasca bentrokan di Komplek Masjid Al-Aqsa, di mana Israel melakukan serangan udara di wilayah Jalur Gaza yang menewaskan 113 warga sipil termasuk di antaranya 31 anak-anak. 

“Jika tensi konflik antara Israel dan Palestina yang semakin menguat, ini akan menyebabkan situasi semakin tidak terkendali dan bisa mengarah kepada perang terbuka. Jika ini terjadi, maka bisa dipastikan akan semakin banyak jatuh korban dari kalangan warga sipil,” kata Sukamta dalam keterangannya, Jumat (14/5).

Kembali ke tahun 2014, Ia mengingatkan peristiwa agresi militer Israel ke wilayah Gaza yang disinyalir menewaskan 2.251 warga Palestina. 

Legislator ini berharap pemerintah Indonesia dapat mendorong PBB menerjunkan pasukan perdamaian untuk mencegah terjadinya konflik yang lebih luas antara Israel dan Palestina. 

Menurutnya, penempatan pasukan perdamaian di beberapa negara yang mengalami konflik selama ini terbukti berhasil menurunkan eskalasi konflik.

“Usulan ini memang terasa agak sulit diwujudkan, karena setiap rencana keputusan DK PBB bahkan yang sekedar berbentuk pernyataan mengutuk kejahatan perang Israel selalu ditentang oleh Amerika Serikat sebagai anggota tetap,” tuturnya.

“Tetapi saya harap setiap usaha guna mencegah meluasnya kekerasan dan konflik harus tetap diupayakan dengan sekuat tenaga,” katanya. 

Namun demikian, ia berharap pemerintah RI bisa mendorong usulan penerjunan pasukan perdamaian di wilayah konflik Israel-Palestina melalui sidang darurat OKI maupun PBB. 

Wakil Ketua Fraksi PKS itu juga meminta Pemerintah menyiapkan pasukan perdamaian untuk diterjunkan di wilayah Palestina jika PBB membuat keputusan penempatan pasukan perdamaian di zona penyangga antara Israel-Palestina. 

Komitmen Indonesia untuk mewujudkan perdamaian, lanjut Sukamta, selama ini terbukti secara baik dengan terlibatnya Indonesia dalam penerjunan pasukan perdamaian PBB. 

“Saya kira jika ada penugasan ke wilayah Palestina tentu akan disambut dengan antusias oleh TNI karena Pemerintah Indonesia selama ini berkomitmen kuat untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara sebagai langkah perdamaian di sana,” pungkasnya. (Lutfi/Sji)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Musda Digelar Juni, Empat Kader PD Diusulkan Maju

Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda

13 jam ago

DPRD Sulsel Tutup Masa Sidang II, Sekprov: Orang Sabar Disayang Tuhan

MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…

15 jam ago

Program SEHATI Hadir di SMA 17 Makassar, Dorong Deteksi Dini Perilaku Berisiko Remaja

MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…

15 jam ago

Dorong Profesionalisme Jurnalist Pemkot Makassar Fasilitasi Wartawan Ikut UKW

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…

15 jam ago

Pajak Hiburan Makassar Lampaui Target, Tren Positif Dorong PAD Tembus Rp36 Miliar

MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…

15 jam ago

Ketua TP PKK Luwu Tekankan Peran Posyandu sebagai Pusat Edukasi Masyarakat

LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…

15 jam ago

This website uses cookies.