Bantu Kesejahteraan Masyarakat, NH Resmikan Pasar Dombret di Purwakarta

Fadli
Fadli

Minggu, 30 Mei 2021 21:34

Bantu Kesejahteraan Masyarakat, NH Resmikan Pasar Dombret di Purwakarta

Trotoar.ud, Purwakarta – Kebutuhan hewan ternak jelang Perayaan Idul Adha (Qurban) tahun diprediksi akan mengalami peningkatan.

Olehnya, untuk memenuhi kebutuhan tersebut Bupati Kabupaten Purwakarta, Anne Ratna Mustika bersama Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), H.A.M Nurdin Halid membuka sekaligus meresmikan Pasar Domba Murah Berinternet (Pasar Dombret) di sekitar Perum Bumi Gandasari, Purwakarta, Minggu (30/5/2021).

Uniknya, pasar dombret tersebut berbasis internet. Di mana, hewan ternah dijual baik sevara online maupun offline.

Ketum Dekopin Nurdin Halid menjelaskan, keberadaan Pasar Dombret ini diadakan untuk membantu kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di tengah pandemi.

Apalagi pasar dombret disebutnya bernilai koperasi.

Dia mengaku takjub dan tertarik dengan pasar yang dimaksud. Karena awalnya, NH menganggap dombret itu ialah goyangan tetapi ternyata dombret singkatan dari domba murah berinternet.

“Saya melihat pasar ini miliki prinsip sistem koperasi yang di dalamnya ada kejujuran, keterbukaan, sportivitas, dan menemukan antara penjual dan pembeli secara online karena kondisi masih pandemi. Jadi, ide pasar ini sangat tepat guna menciptakan keseimbangan menjaga kesehatan dan produktivitas,” kata NH.

Sementara itu, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengatakan Pasar Dombret menjadi pasar yang diharapkan hadir di Purwakarta terlebih saat situasi pandemi.

Apalagi, Purwakarta mengalami surplus domba sejak 2016 dan 2017 sebanyak 7 juta ekor domba populasinya.

Surplus domba itu lantaran, adanya program bupati sebelumnya Dedi Mulyadi yang meminta anak-anak sekolah memelihara domba dari bantuan pemerintah.

Hasil dari pengembangbiakan domba itu berimplikasi pada nilai di rapor anak-anak sekolah itu.

“Hari ini populasi domba bagus sekitar 5,9 juta dan bukan dari industri melainkan kultur alias ternak. Tapi, masalahnya ketika terus dikembangbiakkan mereka mau pasarkannya ke mana? Jadi, domba yang dikembangbiakkan perlu dipasarkan semacam lewat Pasar Dombret ini,” kata Anne.

Terpisah, Inisiator Pasar Dombret, Robi Nurhadi menyampaikan pasar ini menjadi titik harapan bagi semua utamanya warga sekitar untuk memulai langkah lebih baik di tengah situasi pandemi. Belum lagi, momen Idul adha kali ini, kata Robi, sudah tidak memungkinkan bagi penjual menjualkan ternaknya di pinggir jalan.

“Inilah respon anak-anak muda Purwakarta membuat Pasar Dombret. Dan kami ingin berikan ruang kepada para penjual ternak yang ada di wilayah RW 6 RT 2,” katanya.

Robi juga menegaskan pihaknya menyewa lahan di sana sekitar Perum Bumi Gandasari dan penjual dapat membuka lapaknya secara gratis.

“Silakan siapa pun jualan gratis tak perlu sewa lapak asalkan mereka dapat jujur saat bertransaksi dengan pembali dan anak muda silakan mengonlinekannya,” ujarnya.

Adapun harga-harga hewan ternak yang dijual di Pasar Dombret ini bervariasi mulai harga Rp 2 jutaan hingga puluhan juta.

Sekedar diketahui, pedagang yang jual di lokasi tersebut diutamakan warga sekitar, namun tidak menutup pula kepada pedagang dari luar wilayah dengan catatan membawa surat kelayakan dan kesehatan hewan yang dijual. (*)

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
News21 Juni 2021 23:42
Kunjungi TPI Sumpang, Andi Ina Ingatkan Protokol Kesehatan
Trotoar.id, Barru -- Ketua dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel Andi INa Kartika Sari melakukan meninjau proses rehabilitasi bangunan Tempat P...
News21 Juni 2021 22:54
Lengkap dengan para Widyaiswara, Kepala BPSDM Sulsel Temui Bupati Luwu Utara
Lengkap dengan para Widyaiswara, Kepala BPSDM Sulsel Temui Bupati Luwu Utara...
News21 Juni 2021 22:49
Budi Hastuti Sosialisasikan Perda Tentang Kesehatan
Trotoar.Id, Makassar - Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2009 tentang pelayanan ke...