Wakil Menteri Agama “Suntik” Mahasiswa UIN Alauddin yang Akan Diterjunkan ke Masyarakat

Suriadi
Suriadi

Jumat, 17 September 2021 18:20

Wakil Menteri Agama “Suntik” Mahasiswa UIN Alauddin yang Akan Diterjunkan ke Masyarakat

GOWA – Pusat Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Alauddin Makassar menggelar pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan 66-67.

Pembekalan tersebut dilaksanakan secara blended learning melalui aplikasi Via Zoom Meeting dan offline yang dipusatkan di Ruang Rapat Senat Lantai IV Gedung Rektorat, Kamis (16/09/2021).

Hadir dalam kegiatan itu secara offline, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Dr H Zainut Tauhid Sa’adi M Si sebagai narasumber.

Mantan Wakil Ketua MUI itu diterima oleh Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Mardan, Wakil Rektor Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan Dr Wahyudin Naro M Pd, dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama Dr Kamaluddin Abunawas M Ag.

Selain itu, juga hadir Kepala Biro Administrasi, Akademik Kemahasiswaan dan Alumni (AAKK), Dr Hj Yuspiani M Pd, Para Dekan Jajaran, Direktur Pascasarjana Prof Ghalib dan Ketua LP2M UIN Alauddin Prof Ramli beserta jajarannya.

Baca Juga  Komjen Boy Rafli Amar Lantik Dekan FSH UIN Alauddin Sebagai Ketua FKPT Sulsel  

Pada kesempatan itu, Dr H Zainut Tauhid Sa’adi M Si memberikan materi pembekalan KKN dengan tajuk Mahasiswa Sebagai Katalisator Keberagaman Moderat Pada Masyarakat.

Dalam sambutannya, Dr H Zainut Tauhid Sa’adi M Si menyampaikan rasa bangga atas kehadirannya di tengah mahasiswa UIN Alauddin Makassar.

“Saya berbangga berdiri di hadapan mahasiswa UIN Alauddin Makassar calon pemimpin masa depan bangsa,” katanya.

Lebih lanjut, Ia mengapresiasi UIN Alauddin Makassar ditengah Pandemi Coronavirus Disease 19 (Covid-19) yang membuat segala sesuatu terbatas masih terus produktif.

“Atas nama Kementerian Agama saya memberikan apresiasi tak terhingga, di tengah wabah Covid 19 merebak UIN Alauddin terus berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia terkhusus pada meningkatkan kapasitas mahasiswa melalui program KKN ini,” ujarnya.

Sementara itu, Prof Hamdan Juhannis menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungannya di UIN Alauddin ditengah padatnya aktivitas.

“Terima kasih Pak Wakil Menteri Agama atas kedatangannya, ini salah satu bentuk perhatian khusus untuk UIN Alauddin Makassar,” ujarnya.

Baca Juga  Detik-detik Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Bentrok Antar Fakultas

Lebih lanjut, Penulis Buku Melawan Takdir itu mengatakan KKN kali ini menerapkan metode Asset Based Community Development (ABCD). Menurutnya, pola ABCD sebuah model pendekatan paradigma baru dengan kemitraan masyarakat.

“Pola ini menjadi kekuatan UIN Alauddin Makassar setelah mendapat support dari SILE  beberapa tahun lalu. Jadi, metode ini bagaimana mendekati masyarakat dengan melihat potensi bukan melihat masalahnya,” ujarnya.

Guru Besar Sosiologi Pendidikan itu menuturkan tema Pembekalan KKN hari kedua yakni peran mahasiswa sebagai agen katalisator ini sangat relevan dengan garis kebijakan Kementerian Agama sekaligus misi PTKIN khususnya UIN Alauddin Makassar untuk memastikan projects moderasi beragama berjalan baik.

“Sekadar menginginkan rumah Moderasi Beragama dua tahun lalu diresmikan langsung bapak sendiri. Jadi ini sangat jelas memperlihatkan bagaimana program ini terus dilanjutkan dipupuk terutama pelaksanaan KKN,” ujarnya

Lebih lanjut, Prof Hamdan Juhannis mengungkapkan poin penting dari tema itu adalah katalisator. Menurutnya, Katalisator berasal dari kata katalis yang berarti zat istilah Kimia. 

Baca Juga  Di Bawah Kepemimpinan Prof Hamdan Juhannis, UIN Alauddin Raih Peringkat 33 Universitas Islam Terbaik di Dunia

“Manusia itu adalah zat, makanan menjadi katalisator. Padat, cair, dan gas. Kombinasi tiga saat ini mendorong katalisator perubahan untuk moderasi beragama di tengah masyarakat,” paparnya. 

Senada dengan itu, Kepala Biro AAKK Dr Hj Yuspiani M Pd juga menyampaikan rasa bangga atas kehadiran orang nomor dua di Kementerian Agama itu. 

“Kami sangat berbangga kehadiran Wakil Menteri pada pembekalan KKN. Ini sangat luar biasa, baru kali ini pembekalan KKN dihadiri pejabat tinggi lingkup Kementerian Agama,” bebernya.

Dihadapan Wakil Menteri Agama RI, Dr Hj Yuspiani M Pd melaporkan sebanyak 3.127 Mahasiswa yang menjadi peserta KKN Angkatan 66-67 dan akan disebar ke 14 Kabupaten di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

“Setelah mengikuti pembekalan ini, para peserta akan terjun langsung mengaplikasikan ilmunya di masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 00:28
Ranperda APBD Sulsel 2027, Gubernur Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2027 memasuki ta...
Politik07 November 2026 20:26
Target Rampung Sebelum 2027, Golkar Makassar Bentuk Panitia Musda, Ismail Ditunjuk Pimpin OC
MAKASSAR,, TROTOA.ID— DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mempercepat persiapan Musyawarah Daerah (Musda) dengan membentuk struktur kepanitiaan...
Daerah07 November 2026 19:16
Lepas Kontingen Porprov XVIII, Bupati Sidrap Bidik 10 Besar dan Targetkan 10 Emas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memasang target ambisius pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 202...
Metro07 November 2026 18:55
Gebyar HUT ke-419 Makassar, Dispora Hadirkan Padel, Golf, Memancing hingga Youth Move Lab
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi kota, tetapi juga ruan...