Bendera PKS
JAKARTA – Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi merespons program Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mempersilahkan kader-kadernya untuk poligami, dan utamakan janda.
“Ayo, ukhti-ukhti, silakan antri,” kata Eko Kuntadhi dalam postingannya di twitter, Kamis (30/9).
Tetapi kader yang dipersilahkan melakukan poligami hanya untuk yang mampu secara ekonomi.
Ketua Dewan Syariah Pusat PKS Surahman Hidayat menerangkan bahwa Kebijakan itu merupakan bagian dari program solidaritas tiga pihak PKS.
Kebijakan itu, kata dia, bagi kader pria yang mampu berpoligami itu ada di poin B nomor 8 surat tersebut. Hal ini dilatarbelakangi atas banyaknya kader PKS yang meninggal dunia.
“Iya, saya sebagai ketuanya sudah tanda tangan, ibu-ibu sudah melakukan kajian, dan sudah kita komunikasikan dengan Presiden PKS (Achmad Syaikhu), DPP dan memberikan masukan-masukan,” kata Surahman dalam sebuah video yang ia kirimkan kepada CNN, Kamis (30/9).
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Ketua II DPRD Papua Barat Daya, Fredrik Frans Adolof Marlissa, memimpin…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan standar operasional prosedur (SOP) terpadu penanganan Orang…
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, dijadwalkan segera dilantik sebagai…
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua Barat Daya melakukan kunjungan kerja ke…
SELAYAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar,…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak PKK Kota Makassar terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan…
This website uses cookies.