Pemalsuan 179 Sertifikat Vaksin di Makassar Terbongkar, Pelakunya Diduga “Orang Dalam”

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Senin, 25 Oktober 2021 20:11

Sertifikat vaksin palsu (Ilustrasi).
Sertifikat vaksin palsu (Ilustrasi).

MAKASSAR – Pelaku pemalsuan sertifikat vaksin di Makassar diduga adalah “orang dalam” alias bagian dari tenaga kesehatan. Dinas Kesehatan menerangkan bahwa ada 179 sertifikat vaksin palsu yang telah dibuat pelaku.

Hal tersebut diterangkan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar, Nursaidah Sirajuddin. Bahwa pihaknya mulai curiga saat banyaknya penerbitan dokumen di Puskesmas Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya.

“Di puskesmas paccerakkang, tidak sesuai dengan logistik yang kami keluarkan, yang kami alokasikan dengan data yang ada di P-Care. Terlalu jauh range-nya, 179 makanya kami langsung mencari tahu,” katanya, Senin (25/10).

Pihaknya sangat curiga karena logistik yang diterimanya selama ini berbeda dengan data yang diinput di Aplikasi Peduli Lindungi.

Bahkan, Dinkes sempat mengumpul seluruh pihak yang diduga berkaitan dengan Puskesmas Paccerakkang tetapi hasilnya nihil.

Belakangan terbongkar, ternyata pembuatan sertifikat vaksin itu adalah mantan tenaga medis yang pernah bekerja di Puskesmas Paccerakkang, berinisial FT.

“Rupanya memang, karena bukan tenaga kesehatan yang bekerja di dalam puskesmas, karena ini anak sudah keluar dari puskesmas Paccerakkang. Dia bekerja di RS Daya saat ini,”

Temuan tersebut juga telah dilaporkan ke pihak kepolisian. (*)

Penulis : Redaksi


 Komentar