Ketua PKS Nilai Aturan yang Dikeluarkan Nadiem Tentang Kekerasan Seksual di Kampus Ada Dampak Positifnya

trotoar.id, Gowa—Permendikbud Ristek Nomor 30 tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi dinilai ada dampak positif. Tetapi juga memiliki dampak negatif, Kata Ketua PKS Kabupaten Gowa, Suardi.

“Dampak positifnya misalnya dicantumkan dalam konsideran Permendikbud Ristek itu bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan termasuk kekerasan seksual sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ujarnya kepada trotoar.id, Selasa (9/11).

Namun dampak negatifnya lebih besar dan bertentangan dengan nilai-nilai agama yaitu melegalkan perzinahan,  seks bebas dan perbuatan menyimpang LGBT di kampus.

“Asal dilakukan dengan persetujuan pelakunya. Ini merusak generasi muda penerus bangsa kita,” tuturnya.

Menurutnya, ini sangat fatal karena memuat frasa tanpa persetujuan korban, “Yang mana dalam Permendikbud Ristek itu misalnya pelaku yang membuka pakaian korban tanpa persetujuan Korban termasuk kekerasan seksual,” terangnya.

Nah, sebaliknya jika dilakukan dengan persetujuan korban, kata dia, maka dilakukan dengan dalih suka sama suka berarti tidak merupakan kekerasan seksual. 

“Perbuatan ini dengan atau tanpa persetujuan korban tetap salah dan tidak sesuai dengan norma agama dan norma adat yang luhur serta budaya luhur bangsa kita sebagai orang Indonesia,” imbuhnya.

Selain itu, tambah Suardi, dalam Permendikbud Ristek tersebut ada pembentukan Satuan Tugas yang akan menambah beban Perguruan Tinggi dan dikhawatirkan konsentrasi Perguruan Tinggi untuk mencapai tujuan penyelenggaraan pendidikan sebagaimana termaktub dalam UU Sisdiknas akan terabaikan.

“Harus dibentuknya Satuan Tugas dan pelaksanaan pelatihan serta penyediaan akomodasi serta sarana prasarana pendukung seperti rumah aman justru menambah beban baru bagi kampus maupun civitas Perguruan Tinggi,” pungkasnya. [Alam]

Awal Febri

Share
Published by
Awal Febri

BERITA TERKAIT

Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan…

1 jam ago

Walk Out dari Mubes, IKAFE Ingin IKA Unhas Lebih Berdampak

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…

5 jam ago

Sekretaris Kwarcab Sidrap Buka Musyawarah Ranting Baranti 2026

SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…

18 jam ago

Di Pelantikan HDCI, APPI Tawarkan Makassar sebagai Pusat Touring Nasional

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…

18 jam ago

Pesan Wabup Nurkanaah untuk Wisudawan UT: Berikan Kontribusi Terbaik bagi Daerah

SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…

18 jam ago

Makassar Tembus Peringkat Nasional Kota Toleran

MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…

19 jam ago

This website uses cookies.