Categories: News

Konjen Australia Sebut Layanan Publik di Bantaeng Menginspirasi Daerah Lain

Trotoar.id, Makassar — Konsulat Jenderal Australia untuk Indonesia, Bronwyn Robbins mengakui inovasi di Bantaeng banyak memberikan inspirasi baik untuk daerah lain. Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin memiliki peran yang sangat penting terhadap terwujudnya kemudahan pelayanan publik di daerah ini.

Hal itu diungkapkan Bronwyn Robbins saat membuka forum inspirasi peningkatan pelayanan publik untuk Sulsel yang melayani, inovatif dan berkarakter di Hotel Claro, Kamis, 11 November 2021. Dia mengatakan, Bantaeng telah mempermudah akses layanan administrasi kependudukan yang menjadi dasar pemenuhan hak-hak sipil.

Kemudahan akses ini terwujud berkat inovasi Layanan Administrasi Kependudukan Berbasis Desa (LAKBD) melalui program Kutabako. Program ini bahkan sudah mulai direplikasi di daerah lain.

“Program ini menyentuh masyarakat rentan. Seperti kita ketahui bersama, dokumen kependudukan adalah langkah awal mengentaskan kemiskinan. Ini adalah pelayanan dasar untuk menyentuh program jaminan lainnya,” jelas Bronwyn.

Dia juga menambahkan, pada dasarnya, program ini sangat tepat untuk menjadi inspirasi daerah lain. Melalui forum inspirasi ini, dia berharap Bantaeng bisa berbagi kebaikan untuk daerah lainnya di Sulsel.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin juga mendapatkan penghargaan dari Kompak dan Pemprov Sulsel. Penghargaan setinggi-tingginya ini diberikan atas komitmen Bupati Bantaeng untuk kemudahan pelayanan publik di Bantaeng.

“Kami memantau terus progres di Bantaeng ini. Dan Perkembangannya sangat luar biasa,” jelas dia.

Tim Leader Kompak di Sulsel, Anna Winoto mengatakan, Bantaeng memiliki inovasi yang terus memudahkan layanan publik. Hal ini sama yang dilakukan oleh Kabupaten Pangkep. Kedua daerah ini memiliki benang merah yang spesifik terkait dengan inovasi.

“Pertama, Bantaeng dan Pangkep secara spesifik ingin terus menjangkau masyarakat-masyarakat yang sulit terjangkau untuk pemenuhan hak-hak dasar,” jelas dia.

Dia menambahkan, Bantaeng juga telah berhasil menitik beratkan peran masyarakat untuk pembangunan di daerahnya. Keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan ini terlihat jelas, terutama dalam setiap inovasi.

“Ada anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dilatih dan dimobilisasi untuk menentukan masa depan desa mereka masing-masing,” tambahnya.

Dia juga mengakui jika Bantaeng telah mendorong kerja sama yang baik untuk semua stakeholder. Menurut dia, kerja sama semua pihak berhasil mewujudkan pelayanan publik yang menyentuh lapisan terkecil di masyarakat.

“Ada kerja sama yang baik. Misalnya anggaran operasional Kordukcapil yang dibantu dengan Anggaran Dana Desa (ADD) dan OPD lainnya,” jelas dia.

Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Hayat juga mengakui kerja praktis Bupati Bantaeng. Dia menyebut, bupati bergelar doktor pemerintahan itu telah memecahkan kondisi sosial kemasyarakatan di Bantaeng dalam waktu yang cepat.

“Angka kemiskinan di Bantaeng terus menurun berkat pemenuhan hak dasar ini. Bupati Bantaeng ini memang kerjanya baik, cepat dan tuntas,” jelas dia.

Sudut Pandang Lain

Dalam sesi diskusi, Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin menjadi narasumber bersama dengan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Pangkep. Dalam diskusi itu, Ilham Azikin bercerita tentang peran semua pihak dalam upaya mendekatkan layanan publik ini.

“Pemerintah daerah memang miliki kemampuan untuk melaksanakan inovasi ini. Tetapi kami percaya, itu tidak akan sempurna jika tidak ada orang di luar pemerintahan yang mendukung kami,” jelas dia.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Sulsel ini menyebut hal itu dengan istilah sudut pandang lain. “Kita membutuhkan sudut pandang lain, kacamata yang lebih tajam untuk membaca persoalan-persoalan yang kompleks di masyarakat,” kata dia.

Dia menambahkan, pemerintah mengakui membutuhkan banyak hal tentang kondisi sosial kemasyarakatan. Setelah itu, semua pihak harus memberikan solusi atas kondisi itu.

“Kita (pemerintah) tentu akan membackup semuanya. Mulai dari sisi regulasi dan kepastian pelayanan,” jelas dia.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani juga memberikan apresiasi untuk Bupati Bantaeng. Dia menyebut inovasi ini sebenarnya juga pernah dilaksanakan di Luwu Utara, tetapi tidak begitu maksimal. Oleh karena itu, dia mengaku senang denga upaya-upaya pelibatan peran masyarakat yang dilakukan di Bantaeng.(*)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Kafilah MTQ Makassar Raih 47 Juara, Wali Kota Munafri Arifuddin Berikan Bonus

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memberikan apresiasi berupa bonus kepada kafilah Musabaqah Tilawatil Quran…

2 hari ago

Munafri Arifuddin Buka Sipakracca MMA Sulsel, 100 Atlet Siap Bertarung Menuju Level Dunia

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong prestasi olahraga dengan menjadi tuan…

2 hari ago

Pemkot Makassar Terapkan Sistem Merit Berbasis Digital, Munafri Tegaskan Karier ASN Harus Transparan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong reformasi birokrasi melalui penerapan sistem merit berbasis…

2 hari ago

Bupati Sidrap Dorong Petani Modern, Kolaborasi Teknologi dan Mekanisasi Jadi Kunci

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa transformasi menuju petani modern…

2 hari ago

Wabup Sidrap Buka PIAUD Expo II, Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter Islami Sejak Dini

SIDRAP, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, resmi membuka kegiatan Pendidikan Islam Anak…

2 hari ago

Turnamen Gel Blaster Sidrap Dorong Ekonomi Lokal, Bupati Tekankan Peran UMKM

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, secara resmi membuka Turnamen Gel Blaster…

2 hari ago

This website uses cookies.