7 Lods di Pasar Senggol Makassar Disegel

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 30 November 2021 19:23

7 Lods di Pasar Senggol Makassar Disegel

Makassar—Perumda Pasar Makassar Raya kembali melakukan penyegelan terhadap sejumlah Lods atau Fron Toko di Pasar Tradisional. Kali ini Pasar Sambung Jawa atau yang lebih dikenal dengan nama Pasar Senggol. 

Sedikitnya ada 7 Front Toko yang di segel karena sudah lama tidak berpenghuni. Dan sebagian lagi tidak pernah lagi melaksanakan kewajibannya. 

Kepala Unit Pasar Sambung Jawa Muh. Yusran mengatakan untuk sementara pihaknya hanya menyegel 7 petak Front Toko atau lods yang berada di bawah pengawasannya. 

“Untuk sementara ada 7 lods yang kita segel. Selebihnya kami tetap memberikan toleransi siapatau mereka mau melaksanakan kewajiban mereka,” ujarnya usai pelaksanaan penyegelan, Selasa, (30/11/2021).

Selain itu, menurut Yusran beberapa Lods yang disegel ini ada diantaranya yang memang sudah lama tidak beroperasi lagi. Tapi tidak jelas lagi keberadaan pemiliknya. 

“Dari Front Toko yang kami segel ini ada juga yang memang sudah lama tidak beroperasi lagi. Tidak ada kejelasan dari pemiliknya. Berapa kali kami surati tapi tidak ada tanggapan. Jadi kami segel,” terangnya. 

Sementara menurut Kepala Bagian Ketertiban dan Keindahan Perumda Pasar Makassar Raya, Muh. Jaenul mengatakan, sesuai surat permintaan Kepala Pasar timnya hari ini turun menyegel Front Toko tersebut sebagaimana aturan yang sudah berlaku. 

“kami merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nomor 12 tahun 2004 dan Perwali No. 01 tahun 2004,” ujarnya. 

“Dalam aturan tersebut dikatakan pedagang yang sudah tidak melaksanakan lagi kewajibannya akan kami beri surat teguran. Setelah tiga kali surat teguran dan tidak diindahkan akan kami segel. Selanjutnya selama sepuluh hari jika tidak lagi melakukan pembayaran maka tempat tersebut akan kami sita,” lanjut Jaenul. 

Sebagaimana diketahui, pihak Perumda Pasar Makassar Raya akan melakukan penyegelan tersebut di setiap pasar-pasar Tradisional. Dan akan dilakukan secara bergilir setiap harinya. Sehingga diimbau kepada para pedagang yang memiliki tempat dan tidak pernah melakasanakan kewajibannya agar segera menyelesaikan. 

“Jadi kami imbau kepada seluruh pedagang yang merasa punya tempat dalam pasar untuk segera menyelesaikan kewajibannya. Kalau pun tidak mampu membayar sekaligus, dapat dicicil sesuai kemampuan,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik17 Juli 2026 14:17
Didampingi Sejumlah Ketua DPD II, IAS Resmi Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua Golkar Sulsel
Makassar, Trotoar.id – Dinamika menuju Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan semakin menghangat. Mantan Wali Kota Makassar, Ilham...
Nasional17 Juli 2026 13:02
KRI Marlin-877 Dikerahkan Cari Korban KLM Nurul Salsa 01 Tenggelam di Perairan Selayar, 16 Orang Masih Dalam Pencarian
SELAYAR, Trotoar.id – TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Komando Daerah Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) mengerahkan KRI Marlin-877 untuk melaksanakan...
Metro16 Juli 2026 19:32
Fatmawati Rusdi Dampingi Gubernur Buka MPLS Sekolah Rakyat Sulsel
Makassar, Trotoar.id – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membuka seca...
Metro16 Juli 2026 18:55
Gubernur Andi Sudirman Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
Makassar, Trotoar.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rak...