PAPUA—Dua orang prajurit TNI yang tergabung dalam satgas teritorial yang ditugaskan di Koramil Suru-suru, Kodim 1715/Yahukimo, Papua, Jumat (3/12), dikabarkan ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Satu dari dua prajurit yang tertembak meninggal.
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Ignatius Yogo Triyono, Jayapura, membenarkan informasi tentang meninggalnya satu anggota TNI.
Kata Yogo, korban belum bisa dipindahkan karena terkendala cuaca untuk proses evakuasi.
Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu mengatakan bahwa bagaimana mungkin Organisasi Papua Merdeka (OPM) sementara nyawa prajurit terancam
“Bagaimana pimpinan yg anggap OPM Saudara sementara nyawa prajurit terancam ?,” tulis Said Didu melalui twitternya, Sabtu (4/12).
Hal ini menanggapi perkataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman yang sebelumnya meminta prajurit tidak melakukan pelanggaran di Papua. Hal itu ia sampaikan usai dilantik sebagai KSAD oleh Presiden Joko Widodo.
Dudung meminta para prajurit bekerja secara profesional. Ia tak ingin prajurit Angkatan Darat melakukan perbuatan yang menyakiti masyarakat Papua.
“[Warga] di Papua adalah saudara-saudara kita. Semua agar diperhatikan karena jangan sampai ada pelanggaran atau menyakiti masyarakat,” kata Dudung dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/11). [Al/Ltf]



Komentar