Habib Bahar: Ada Satu Jenderal, Namanya Jenderal Baliho, OPM Dirangkul, Ormas Islam Dimusuhi

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 17 Desember 2021 20:39

Habib Bahar bin Smith.
Habib Bahar bin Smith.

JAKARTA—Sosok penceramah, Habib Bahar bin Smith, tak henti-hentinya mengeluarkan sindiran.

Kali ini Habib Bahar mengatakan jika ulama Arab tidak datang ke Indonesia maka Jenderal Dudung Abdurachman masih menyembah pohon.

Ungkapan itu viral di media sosial hingga menuai banyak komentar publik. 

Video Habib Bahar bin Smith diunggah seorang pengguna Twitter Tukangrosok_, dilihat pada Kamis 16 Desember 2021.

Dalam videonya, Habib Bahar tengah ceramah di atas panggung di hadapan sejumlah orang.

“Ada satu jenderal, namanya jenderal baliho. OPM [Organisasi Papua Merdeka] dirangkul, ormas Islam dimusuhi,” kata dia

Habib Bahar juga menyebut jika tidak ada ulama atau habaib yang datang dari Arab ke Indonesia maka Jenderal Dudung masih menyembah pohon.

“Kalau tidak ada para ulama, para habaib yang datang dari Arab ke Indonesia, si Dudung masih nyembah pohon,” tuturnya.

Penulis : Troy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro16 Juli 2026 19:32
Fatmawati Rusdi Dampingi Gubernur Buka MPLS Sekolah Rakyat Sulsel
Makassar, Trotoar.id – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membuka seca...
Metro16 Juli 2026 18:55
Gubernur Andi Sudirman Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
Makassar, Trotoar.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rak...
Metro16 Juli 2026 18:43
RSUD Daya Perkuat Pelayanan
Trotoar.id, Makassar — Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Daya Makassar terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang human...
Politik16 Juli 2026 16:46
Dari Batu Putih ke GOlkar Sulsel, IAS Menuju Kemenangan Tanpa Lawan
Makassar, Trotoar.id — Bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), dijadwalkan mengembalikan formulir ...