HUKUM

Serang Imam Masjid di Luwu Tewas Usai Dianiaya, Polisi: Sabar Ya

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 31 Desember 2021 14:56

Seseorang yang telah meninggal dunia. (Ilustrasi)
Seseorang yang telah meninggal dunia. (Ilustrasi)

LUWU – Seorang Imam Masjid di Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu tewas diduga dianiaya orang tak dikenal (OTK), Jumat, (31/12/2021) dini hari.

Korban yang diketahui bernama Yusuf Katubi dan merupakan Imam Masjid Al Ikhwan hendak melaksanakan salat subuh.

Dari informasi yang dihimpun, tewasnya Yusuf di dalam masjid tidak ada yang melihat namun kuat dugaan telah dianiaya.

Pasalnya, terdapat sejumlah luka cukup parah dibagian wajah dan kepala korban saat ditemukan.

Salah seorang warga, Anto mengatakan jika korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

“Sempat dilarikan ke rumah sakit oleh warga tapi tidak tertolong.” ujar Anto.

Sementara itu, Kapolres Luwu AKBP Fajar mengatakan pelaku saat ini sudah diamankan.

“Sabar ya, Alhamdulillah diduga pelaku sudah diamankan dan proses interogasi.” ucapnya singkat via WhatsApp, Jumat, 31/12). [Np]

 Komentar

Berita Terbaru
Metro16 Juli 2026 19:32
Fatmawati Rusdi Dampingi Gubernur Buka MPLS Sekolah Rakyat Sulsel
Makassar, Trotoar.id – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membuka seca...
Metro16 Juli 2026 18:55
Gubernur Andi Sudirman Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
Makassar, Trotoar.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rak...
Metro16 Juli 2026 18:43
RSUD Daya Perkuat Pelayanan
Trotoar.id, Makassar — Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Daya Makassar terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang human...
Politik16 Juli 2026 16:46
Dari Batu Putih ke GOlkar Sulsel, IAS Menuju Kemenangan Tanpa Lawan
Makassar, Trotoar.id — Bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), dijadwalkan mengembalikan formulir ...