Aksi mahasiswa di depan Mapolda Sulsel, Kota Makassar. Senin (24/1). (Ist)
MAKASSAR—Mahasiswa di Kota Makassar demo tuntut pimpinan organisasi sayap Partai Golkar, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Sulawesi Selatan (Sulsel), bertanggung jawab atas dugaan pengrusakan simbol negara, yakni bendera merah putih.
Hal ini sebelumnya viral di media sosial terlihat bendera merah putih dengan lis kuning emas pada acara HUT MKGR yang digelar di Claro Makassar, beberapa waktu lalu.
Mahasiswa lalu merespon hal ini dengan demonstrasi yang berlangsung di depan Mako Polda Sulsel, Kota Makassar, Senin, 24 Januari 2022.
Kelompok mahasiswa itu mengatasnamakan diri Gerakan Rakyat dan Mahasiswa Indonesia.
Jenderal Lapangan, Fahim mengatakan bahwa hal ini berkaitan dengan adanya dugaan pengrusakan lambang negara oleh MKGR di Sulsel.
“Pimpinan Partai Golkar harus bertanggung jawab atas dugaan pengrusakan simbol negara,” tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima.
Pendemo itu juga meminta TNI – Polri agara tegas terhadap pelaku yang diduga melakukan pengrusakan terhadap merah putih. (*)
(Laporan : Maulana)
SELAYAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar,…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak PKK Kota Makassar terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan…
SIDRAP, Trotoar.id — Pembukaan Turnamen Bola Voli Karang Taruna Cup II di Kelurahan Bangkai, Kecamatan…
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan lawatan kerja ke Jakarta untuk memperkuat…
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggencarkan upaya penanganan stunting melalui kampanye…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyampaikan pesan tegas terkait pentingnya penanaman…
This website uses cookies.