
MAKASSAR—”Kita Kalah lagi,” kata Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menanggapi kekalahan pihaknya dalam sengketa di Mahkamah Agung (MA).
Objek sengketa tersebut yakni dua sekolah dalam kompleks SD Pajjaiang, Kecamatan Biringkanaya.
Danny curiga penggugat dibekingi oleh oknum. Tetapi memang kekalahan Pemkot sudah berulang kali dialami.
“Ini yang disinyalir ada backup-nya semua ini,” tuturnya, Selasa (1/2/2022).
Dampak kekalahan itu membuat aset lepas dari kepemilikan pemerintah.
Namun pihaknya belum mengetahui pasti berapa luasan dan nilai aset yang lepas tersebut.
“Ini kasusnya sudah lama bergulir. Kalau di Mahkamah Agung ini kan prosesnya sudah lama,” ucapnya.

Dia menambahkan, masih banyak aset pemkot yang belum memiliki bukti kepemilikan.
Hal inilah yang menyebabkan aset-aset tersebut rawan digugat oleh berbagai pihak.
“Dalam pencatatan tidak didasari alas hak kuat. Inilah yang segera kami lakukan untuk mencermati semua aset lahan Pemkot yang hanya tercatat tapi tidam memiliki alas hak sejak bertahun-tahun yang lalu,” jelasnya.

