9 Guru Besar UIN Alauddin Dikukuhkan

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 02 Maret 2022 18:25

9 Guru Besar UIN Alauddin Dikukuhkan

Makassar, trotoar.id – UIN Alauddin secara resmi menggelar pengukuhan kepada 9 dosen sebagai Guru Besar. Kegiatan ini digelar di Gedung Auditorium UIN Alauddin Kampus II pada Rabu, 2 Maret 2022.

Nama-nama Guru Besar UIN Alauddin yang dikukuhkan diantaranya yang pertama, Prof Dr H Syarifuddin Ondeng M Ag dalam Bidang Ilmu Metodologi Studi Islam, Prof Dr H Lomba Sulthan M A dalam Bidang Ilmu Peradilan Islam.

Selanjutnya, Prof Dr Hj St Aisyah M A Ph D dalam Bidang Ilmu Ulumul Hadis, Prof Dr H Muslimin M Ag dalam Bidang Ilmu Ekonomi Islam, Prof Dr H Muh Natsir M A dalam Bidang Ilmu Filsafat Ilmu.

Keenam, Prof Dr Hj Muliaty Amin M Ag dalam Bidang Ilmu Dakwah, Prof Dr H Mukhtar Lutfi M Pd dalam Bidang Ilmu Fiqh, kedelapan Prof Dr H Syahruddin M Pd dalam Bidang Ilmu Pendidikan Islam dan terakhir Prof Dr H Kasjim SH M Th I dalam Bidang Ilmu Hukum Islam.

Salah satu Guru Besar, Prof Dr H Muh Natsir MA menyampaikan ucapan terima kasih atas pengukuhan guru besar ini. Menurutnya, setiap pihak memiliki peran dan jasa masing-masing atas raihan ia capai.

“Saya kira pada kesempatan ini saya tidak bisa menyebutkan satu per satu ucapan terima kasih. Saya merasa setiap dari kita memiliki jasa dan tentunya setiap orang mempunyai peran berbeda-beda,” papar Mantan Dekan Fakultas Ushuluddin tersebut.

Sementara itu, setelah mengukuhkan 9 Guru Besar, Rektor UIN Alauddin, Prof Hamdan Juhannis dalam penyampaiannya mengatakan, pengukuhan kali ini sangat unik dan menginspirasi.

“Pidato para Guru Besar semakin meyakinkan saya bahwa betapa dalamnya ragam ilmu. Kajian tantangan dakwah di era digital, sistem perbankan syariah dan pelanggaran lalu lintas sebagai dosa besar. Ini adalah bukti nyata betapa dalamnya Kekayaan intelektual di UIN Alauddin,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, ia turut menitipkan pesan kepada 9 Guru Besar yang telah dikukuhkan, sekaligus menjadi pesan untuk dirinya secara pribadi.

Hidup kata dia, seperti Roller Coaster, seperti air yang mengalir. Hidup adalah kesempatan memanfaatkan kesempitan. Hidup ini bergerak.

“Seberapa sering kita memanfaatkan hidup ke jalan yang positif, dan Guru Besar yang menyebarkan gagasan masing-masing adalah salah satu contoh sikap positif,” urainya.

Tak ketinggalan, Guru Besar Sosiologi Pendidikan itu menyampaikan apresiasi kepada 9 Guru Besar yang telah dikukuhkan di bidangnya masing-masing.

“Ada satu hal yang mengalahkan kecerdasan, yakni kecanduan. Secerdas apapun kita, tak bisa bekerja maksimal apabila candu terhadap perilaku negatif,” pungkasnya. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional02 September 2026 02:06
Pangdam XIV/Hasanuddin Tenangkan Istri Prajurit, Rumahnya Dilalap Si Jago Merah di Asrama TNI Mattoangin
MAKASSAR, Trotoar.id — Tak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat tempat pulang yang dibangun dengan susah payah, tiba-tiba berubah menjadi bar...
Metro01 September 2026 19:45
Raih 44 Emas, Sulsel Juara Umum Kejurnas Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Kontingen Pengurus Daerah (Pengda) Karate-Do Gojukai Indonesia Sulawesi Selatan tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional ...
Olahraga01 September 2026 18:41
Piala Gubernur Sulsel 2026 Bergulir, Enrekang-Bone-Jeneponto Buka Turnamen dengan Kemenangan Telak
MAKASSAR, Trotoar.id— Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 resmi bergulir serentak di empat zona regional. Pada laga pembuka, Enrekang, Bone, dan Je...
Metro01 September 2026 17:36
Gerak Bersama PKK, Sulsel Perkuat Koperasi untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga
MAKASSAR, Trotoar.id— Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sulsel memperkuat kapasitas pengurus Koperasi PKK s...