Potret parkiran, (Google).
Makassar, trotoar.id – DPRD Makassar angkat suara terkait maraknya praktik premanisme perparkiran.
Hal ini diterangkan oleh Anggota DPRD Kota Makassar Andi Hadi Ibrahim Baso.
Dia meminta PD Parkir Makassar mengambil langkah tegas terkait praktik tersebut.
“Apakah takut? Karena ini hampir di mana-mana,” kata Wakil Ketua Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Makassar ini, kemarin.
Hadi menilai Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal ini juru parkir banyak yang tak kompeten dengan tak memberlakukan standar operasional prosedur (SOP) perparkiran di lapangan.
Ia mencontohkan, banyak juru parkir yang masih enggan memberikan karcis parkir.
Padahal, kata dia, itu menjadi tolok ukur pemasukan retribusi yang dipungut.
Hasilnya, banyak tempat-tempat yang semestinya punya potensi parkir tinggi malah memberikan kontribusi yang minim ke daerah.
“Potensi penghasilan di Kota Makassar kami menghitung-hitung itu sebenarnya besar sekali. Cuma memang ini mafia-mafia banyak,” beber legislator PKS ini.
Menurutnya, fenomena ini terjadi di banyak kota besar. Ia menduga penyebabnya adalah tak ada pengelolaan dengan baik.
“Backing-backing itu juga tetap terjadi, mungkin area ini di-backing sama ini sehingga sudah jadi tindak premanisme parkir,” ucapnya. (*)
LUWU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dikabarkan bertolak ke…
LUWU, Trotoar.id— Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, meninjau langsung proses pengaspalan jalan poros…
MAKASSAR, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Upaya penataan kota di Makassar tak melulu bergantung pada penertiban pemerintah. Di…
This website uses cookies.