Foto ini hanya ilustrasi sebuah peperangan sekelompok pemuda—Seseorang yang sedang menarik anak panah jenis busur, (istimewa).
Makassar, trotoar.id – Perang antarkelompok jadi atensi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar.
Anggota DPRD Kota Makassar, M Yunus mengatakan bahwa anak-anak muda perlu diawasi.
“Anak-anak belum pulang hingga jam 10 malam ke atas, saya kira itu perlu diawasi. Harus kita tanamkan pengawasan orang tua,” kata dikutip Selasa (1/3/2022)
Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar itu mengatakan, selain tanggung jawab pemerintah, peran orang tua juga sangat menentukan.
“Peran orang tua mengawasi anaknya diperlukan. Makanya itu kalau anak-anak keluar dari rumah perlu dipertanyakan,” ucapnya.
Meski pihak keamanan sebagai menjaga wilayah atau menangani perang antarkelompok, kata dia, akan sulit jika tidak dibantu pengawasan orang tua.
“Para orang tua juga sejak dini harus mengajarkan tentang nilai-nilai agama, itu yang paling penting,” tuturnya.
Ketua DPC Hanura Makassar ini mengatakan, perang kelompok di Makassar seperti tidak ada habisnya.
“Tentu pemerintah kota bersama-sama anggota DPRD untuk turun ke bawah memberikan pemahaman kepada orang tua untuk menjaga dan melindungi anaknya,” ujarnya.
LUWU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dikabarkan bertolak ke…
LUWU, Trotoar.id— Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, meninjau langsung proses pengaspalan jalan poros…
MAKASSAR, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Upaya penataan kota di Makassar tak melulu bergantung pada penertiban pemerintah. Di…
This website uses cookies.