Terlihat Andi Sudirman membawa anaknya yang berseragam sekolah menggunakan sepeda motor—Dia adalah Plt Gubernur Sulsel yang akan dilantik menjadi Gubernur Sulsel definitif pada 10 Maret mendatang. Foto: istimewa.
Makassar, trotoar.id – Umumnya seorang pemimpin makin kaya ketika menjabat, apalagi jika posisi kepala daerah.
Namun hal berbeda terjadi bagi Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang sebentar lagi akan jadi Gubernur Sulsel definitif pada 10 Maret 2022.
Karakternya yang taat pada agama dan memiliki kebiasaan layaknya seorang panutan bagi orang banyak, itulah Andi Sudirman Sulaiman atau ASS.
Andi Sudirman dikenal sebagai sosok yang tenang dan tak sering membuat kegaduhan seperti kebanyakan pemimpin kebanyakan.
Kekayaannya Menurun
Kekayaan Andi Sudirman menurun selama jadi bagian penting di pemerintahan.
Pada saat dia mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Sulsel tahun 2018 kekayaannya mencapai Rp9.158.429.742.
Kemudian pada tanggal 31 Desember 2020 kekayaannya berada di angka Rp7.677.490.663.
Lalu terlihat lagi pada pada 31 Desember 2021, kekayaannya menurun drastis menjadi Rp7.506.573.512.
Sehingga kekayaan Andi Sudirman hilang sebesar Rp1,5 miliar.
Data tersebut dari laporan harta kekayaan penyelenggara negara yang tercantum pada situs e-Announcement LHKPN.
Profil singkat Andi Sudirman Sulaiman.
Dilansir dari situs resmi Pemprov Sulsel: Andi Sudirman Sulaiman lahir dan menghabiskan masa remajanya di Kabupaten Bone, Sulsel.
Ia lahir pada 25 September 1983. Andi Sudirman merupakan anak ke-11 dari 12 bersaudara.
Ayahnya adalah anggota TNI sekaligus seorang petani. Sedangkan ibunya dalam keseharian menjadi Ibu Rumah Tangga (IRT) biasa.
Sementara pendidikannya dari SD hingga SMA, Andi Sudirman mengawali jenjang belajarnya di SD Inpres 10 73 Mappesangka, Bone (1989-1995).
Kemudian lanjut di SLTP Negeri 1 (Ujung Lamuru) Lappariaja, Bone (1995-1998).
Lalu masuk di SMU Negeri 1 Watampone (1998-2001).
Ketika itu, Andi Sudirman banyak aktif dan memimpin organisasi intra sekolah seperti; OSIS, Pramuka dan sebagai salah satu inisiator berdirinya ROHIS di sekolahnya.
Selanjutnya ia melanjutkan pendidikannya di Perguruan Tinggi dengan jurusan Teknik Mesin di Universitas Hasanuddin (Unhas). Dan menyelesaikan studi kurang dari 4 tahun.
Oa juga terpilih dalam program “Thiess Undergraduate Scholarship Program” mewakili Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin.
Program beasiswa ikatan dinas itulah awal dia menapaki jenjang karir di dunia professional perusahaan multinasional bersama PT. Thiess Contractors Indonesia.
Selama kuliah Andi juga aktif dalam organisasi luar kampus dan sebagai salah satu inisiator berdirinya pelajar mahasiswa “Forum Pelajar Mahasiswa” dan dipercayakan sebagai ketua umum pertama dalam organisasi tersebut.
Perlu diketahui, Andi Sudirman merupakan adik kandung dari Mantan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman. (*)
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat…
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tahapan wawancara Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yang digelar di Four…
This website uses cookies.