Trotoar.id, Makassar – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar akan lebih memfokuskan peningkatan Produktivitas anggaran dan kesejahteraan pada tahun anggaran 2023.
Hal itu menjadi ditargetkan, dan dapat dicapai dengan transformasi digital keuangan yang disertai penyediaan infrastruktur yang inklusif.
Hal itu disampaikan Kepala Bappeda Makassar, Helmi Budiman, fokus tersebut menjadi tema musyawarah perencanaan pembangunan RKPD (Rencana Kerja Perangkat Daerah).
“Di 2023, ada perubahan kebijakan untuk kelurahan tema RKPD peningkatan produktivitas dan kesejahteraan melalui transformasi digital disertai penyediaan infrastruktur yang inklusif,”
Sehingga dia mengatakan ke depan pemerintah kota akan fokus pada empat sektor
Diantaranya, kesejahteraan, kemudian transformasi digital itu kita sudah singgung metaverse dan mekaverse.
Musrembang rencananya terlaksana pekan ini. Sebagian besar usulan program yang diterima seperti penyediaan infrastruktur, drainase dan keluhan kemacetan.
Temasuk kata dia, pokok pikiran dan visi misi Wali Kota Makassar serta DPRD juga akan masuk dalam perencanaan program anggaran tahun depan
Jika sebelumnya pola dan bentuk sangat formal dalam menyampaikan berbagai perencanaan.
Format kali ini telah diubah karena ingin bukan sekedar untuk presentasikan apa yang disepakati pada musrenbang kelurahan, kecamatan dan lainnya.
“Kebijakan unik tahun depan kita akan fokus pada swadaya dan swa sekolah di kelurahan jadi perputaran ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Dia mencontohkan, dana kelurahan sebesar Rp400 juta. Kedepan diatur untuk digunakan langsung kelompok masyarakat, sehingga bjsa dirasakan dan dimanfaatkan
“Itu bisa dipakai jadi bisa bangun apapun contoh jalan, drainase dan pusat. Itu memang keluhan terbesar, kita juga mau beri kepastian untuk usulan dana sektoral,” katanya.




Komentar