Pemkot Makassar

Walkot Makassar Fungsikan Satgas Covid Antisipasi Lonjakan Cluster Mesjid

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Minggu, 03 April 2022 22:08

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto.
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto.

Makassar, trotoar.id — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyebutkan di bulan ramadan tahun ini ia sangat bersyukur.

Pasalnya, pemerintah pusat menghadiahkan hadiah terbaik untuk pemerintah Kota Makassar yakni diperkenankan untuk ibadah secara bertingkat jauh dari kondisi dari dua tahun yang lalu. 

Meski demikian, kelonggaran yang diberikan dibarengi dengan himbauan untuk tetap menjaga protokol kesehatan seperti memakai masker dan menghindari bersalaman secara langsung usai beribadah.

“Kelonggaran ini semoga tidak membentuk cluster mesjid tahun ini. Keadaan sekarang jauh lebih baik dibanding dua tahun lalu. Tetap kita himbau dan pantau perkembangan covid. Hari pertama bulan puasa ini alhamdulillah jumlah kasus menurun,” ucap Danny, di kediaman pribadinya, Minggu (3/4/22). 

Tak hanya itu, fungsi pemerintahan kata Danny ia memerintahkan satgas Covid hunter, Satgas detektor, Raika untuk tetap memantau mesjid dan lokasi yang tidak menjalankan prokes. 

Camat, Lurah dan RT/RW pun turun langsung untuk mendeteksi masyarakat yang berada di masjid namun mengalami demam, flu dan batuk seberapa banyak. Agar secepatnya bisa didata dan mendapat tindakan medis. 

“Tapi saya bersyukur masyarakat kota Makassar sangat menjaga dirinya. Buktinya vaksin pertama sudah hampir 100 persen. Bahkan sudah banyak yang telah vaksin booster. Semoga herd immunity kita semakin membaik,” sebutnya. 

Danny juga membagikan pengalamannya pada bulan ramadan saat periode pertamanya.

Biasanya setiap hari senin setiap kepala SKPD menyebar ke mesjid bersama forkopimda untuk melakukan ceramah singkat. 

“Banyak kebiasaan yang hilang selama dua tahun lalu setelah periode pertama kami. Seperti berbuka puasa bersama anak yatim di pantai losari. Jadi setiap ASN menananggung buka puasa 1 orang anak yatim piatu. Itu kebiasaan saya dan jajaran diperiode pertama. Tapi Kali ini juga tidak bisa karena pandemi,” ungkapnya.

Selama bulan suci ramadan juga Danny mengaku hanya tidur satu jam lalu lanjut beraktivitas bertemu dengan masyarakat. 

“Habis taraweh, shalat lail, lalu lanjut sahur, shalat subuh dan setelah itu baru saya tidur sejam lalu lanjut aktivitas. Ini sudah saya biasakan sejak saya masih muda. Saya bawa kebiasaan ini hingga memilki anak. Anak saya pun ramai-ramai berlomba untuk khatam Quran,” paparnya.

Ditanya apakah tidak merasa lelah dengan aktivitas padat dan tidur hanya satu jam. Danny menjawab untuk menjalankan itu semua manusia butuh keikhlasan dan hati yang bersih. 

“Karena dengan keikhlasan dan hati yang bersih terdapat kekuatan yang sangat besar untuk menjalankan kehidupan kita. Jadi rasa capek itu tidak akan terasa,” pungkasnya. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Agustus 2026 14:54
Dari Buku ke Masa Depan, Andi Ina Pastikan Bantuan Kemendikdasmen Perkuat Budaya Literasi Anak Barru
MAKASSAR, Trotoar.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru membangun generasi yang gemar membaca kembali mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat. Us...
Parlemen07 Agustus 2026 13:51
Umiyati Apresiasi Langkah KONI Makassar Lindungi Atlet PORPROV Lewat BPJS Ketenagakerjaan
MAKASSAR, Trotoar.id – Di balik ambisi meraih gelar juara pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Selatan 2026, Komite Olahraga Nasional Ind...
Metro07 Agustus 2026 12:48
Surplus Rp130 Miliar Jadi Sinyal Positif, Bapenda Makassar Genjot Pendapatan dan Bersih-bersih Pajak
MAKASSAR, Trotoar.id — Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi banyak pemerintah daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar justru men...
Politik06 Agustus 2026 15:53
Golkar Sulsel Bersiap dengan Wajah Baru, IAS Targetkan Struktur Rampung Pekan Depan
Makassar, Tritoar.id – Langkah konsolidasi Partai Golkar Sulawesi Selatan memasuki fase akhir.  Setelah melalui serangkaian pembahasan intensif, ti...