Politik

Politisi Gerindra: Menaikkan PPN Jelang Idul Fitri Kurang Tepat

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 08 April 2022 20:02

Sekretaris Partai Gerindra  Gowa, Idris Rate. (*)
Sekretaris Partai Gerindra Gowa, Idris Rate. (*)

Gowa, trotoar.id – Sekretaris Partai Gerindra Kabupaten Gowa Idris Rate menilai kenaikan PPN dari 10% ke 11% kurang tepat di tengah situasi saat ini.

“Menurut hemat saya kenaikan PPN menjadi 11% kurang tepat diterapkan di kondisi ekonomi masyarakat seperti saat ini,” kata dia kepada trotoar.id, Jumat (8/4).

Pasalnya, akibat dari pandemi Covid-19 membawa dampak terhadap penurunan ekonomi masyarakat, banyak banyak diantara masyarakat kehilangan pekerjaan dan juga banyak yang gulung tikar bagi yang punya usaha. 

“Selain kondisi tersebut, penerapan 11% PPN juga kurang tepat situasi menjelang Hari Raya Idul Fitri,” tuturnya.

Mengingat Bulan Ramadhan mengakibatkan meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat, kata Idris, yang berdampak terhadap inflasi kebutuhan bahan pokok.

“Terlebih kasus kelangkaan minyak mengakibatkan minyak goreng sulit didapat dan kalaupun ada itu harganya mahal, maka kebijakan pemerintah menaikkan PPN menjadi 11 % di situasi sulit seperti saat ini saya anggap kurang tepat,” terangnya.

Apalagi pemerintah juga mengeluarkan kebijakan lain, kaya dia, dengan menaikkan BBM jenis Pertamax dan Solar Dex membuat kondisi ekonomi semakin sulit.

“Kenaikan 1% memang kelihatannya kecil namun bagaimanapun beban 1% dari tambahan 10% tersebut akan ditanggung masyarakat karena para produsen tentu membebankan PPN 11% tersebut kepada konsumen dengan menaikkan harga jual produknya,” kuncinya.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Agustus 2026 14:18
130 Rumah Tangga di Gowa dan Bantaeng Dapat Bantuan Listrik Gratis dari Pemprov Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperluas akses energi listrik bagi masyarakat yang belum menikmati penerangan se...
Parlemen27 Agustus 2026 02:41
MYP Tahap II Sulsel Tembus Rp5 Triliun, Total Komitmen Pembangunan Capai Rp7,7 Triliun
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama DPRD Sulsel mulai mematangkan skema Multi-Year Project (MYP) tahap II dengan nil...
Politik27 Agustus 2026 02:16
NasDem Sulsel Mulai Panaskan Mesin Politik, Konsolidasi Kader dan Caleg Disiapkan untuk 2027
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik menghadapi rangkaian tahun politik yang akan datang.  Konsolid...
Parlemen27 Agustus 2026 02:07
Wakil Ketua DPRD Sulsel Ingatkan Pemprov Tak Potong TPP untuk Biayai Program Pemerintah
MAKASSAR, Troroar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel agar tidak ...