Seorang mahasiswa yang babak belur saat ikut aksi demonstrasi di Makassar.
Makassar, trotoar.id – Aksi Aliansi Rakyat Miskin Kota mendapat represifitas dari aparat.
Hal itu disampaikan oleh Ketua HMI MPO Kota Makassar Akbar saat menggelar aksi demonstrasi di Makassar pada Kamis (7/4).
Akbar mengaku bahwa beberapa massa aksi mendapat represifitas, tetapi ada satu yang cukup parah, yakni terluka di bagian kepala, mata dan bibirnya.
Ia mengecam tindakan aparat yang dinilai sewenang-wenang dan brutal dalam melakukan pengawalan aksi demonstrasi.
“Kami mengecam kebrutalan aparat kepolisian Polrestabes Makassar ke salah satu Massa Aksi,” ujarnya kepada trotoar.id
Olehnya itu, sebagai bentuk solidaritas mengawal tindakan brutal tersebut pihaknya akan melakukan Aksi di Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar pada Sabtu, 9 April 2022.
“Kami meminta aparat yang terlibat untuk diproses agar tidak memperburuk citra kepolisian dan juga agar menjamin tegak hukum yang berkeadilan,” ungkapnya.
Akbar menyerukan kepada seluruh mahasiswa agar turun ke jalan menuntut kesewenang-wenangan aparat.
“Kami berharap mahasiswa dari latar belakang apapun untuk bersolidaritas menyelesaikan kasus ini,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Aliansi Rakyat Miskin Kota mendesak Ketua DPR RI Puan Maharani mundur dari jabatannya.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…
This website uses cookies.