Categories: Advetorial

Lorong Wisata Makassar Jadi Magnet Tersendiri, Bakal Diluncurkan Pada 17 Agustus 2022

Dispar Makassar

Makassar, trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar melibatkan para camat dalam mengimplementasikan program Lorong Wisata sebagai daya tarik baru sektor pariwisata, yang diawali dengan penandatanganan komitmen bersama.

“Alhamdulillah, penentuan lokasi sudah ditentukan. Kita sudah turun ke lapangan. Lorong Wisata ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan,” kata Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi.

Fatmawati mengatakan program tersebut telah dibahas sejak lima bulan lalu. Bahkan secara maraton yang juga melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan instansi terkait lainnya, selain seluruh camat.

“Itu karena di dalamnya terdapat 24 program strategis Pemkot Makassar, salah satunya Lorong Wisata,” ucap mantan legislator DPR RI ini menekankan.

Ia berharap sebanyak 15 Camat dari 15 Kecamatan yang ada di Kota Makasar, dapat menjadikan program Lorong Wisata sebagai atensi untuk diperhatikan sesegera mungkin.

“Kita hampir masuk bulan Juni, kita juga sudah punya shelter, maka Agustus mesti harus berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Sekali lagi, yang utama program ini harus ada koordinasi yang baik dengan seluruh stakeholders,” harapnya.

Rencananya, Lorong Wisata yang sudah terkoneksi dengan Commuter Metro Moda alias Co’mo dan virtual reality (VR) akan diluncurkan pada 17 Agustus 2022, tepat di hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Mohammad Roem menambahkan, pihaknya telah menargetkan tujuh lorong wisata prioritas di beberapa titik wilayah kota, salah satu diantaranya menjadi lorong wisata unggulan.

Pihaknya pun telah mengantongi data lokasi lorong dari kecamatan untuk dipetakan Organisasi Perangkat Daerah. Mantan Kepala Bidang Humas Pemkot Makassar ini menyatakan program Lorong Wisata bukan hanya menjadi tupoksi Dinas Pariwisata, tapi program ini dikerjakan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan lainnya.

“Lorong wisata ini adalah pekerjaan bersama. Kalau infrastrukturnya dari teman-teman PU, baik drainase, paving block dan lainnya yang menjadi kebutuhanwarga. Kalau kami lebih ke ornamen kepariwisataan misalnya mural serta pemasaran untuk mendatangkan wisatawan,” tutur Roem menambahkan. (*)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Wali Kota Makassar Raih Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

JAKARTA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Paritrana…

16 jam ago

Pemkab Sidrap Dorong Konsumsi Telur demi Cegah Stunting

SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggencarkan upaya pencegahan stunting melalui edukasi…

21 jam ago

55 Anggota BPD Dilantik, Bupati Andi Utta Tekankan Sinergi Bangun Desa

BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf melantik sebanyak 55 anggota Badan Permusyawaratan…

21 jam ago

Wakil Wali Kota Makassar Terima Audiensi Brighton Property, Bahas Akses Hunian Terjangkau

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi jajaran Brighton Property…

23 jam ago

Wabup Sidrap Distribusikan Tablet Tambah Darah, Dorong Pencegahan Stunting Sejak Remaja

SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi sehat…

24 jam ago

Jufri Rahman Dorong Pemkab Luwu Terapkan Manajemen Talenta ASN

MAKASSAR, Trotoar.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman mendorong Pemerintah Kabupaten Luwu untuk…

24 jam ago

This website uses cookies.