Dispar Makassar

Lorong Wisata Makassar Jadi Magnet Tersendiri, Bakal Diluncurkan Pada 17 Agustus 2022

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 06 Juni 2022 09:30

Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi tampak bermain di wisata lorong.
Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi tampak bermain di wisata lorong.

Makassar, trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar melibatkan para camat dalam mengimplementasikan program Lorong Wisata sebagai daya tarik baru sektor pariwisata, yang diawali dengan penandatanganan komitmen bersama.

“Alhamdulillah, penentuan lokasi sudah ditentukan. Kita sudah turun ke lapangan. Lorong Wisata ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan,” kata Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi.

Fatmawati mengatakan program tersebut telah dibahas sejak lima bulan lalu. Bahkan secara maraton yang juga melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan instansi terkait lainnya, selain seluruh camat.

“Itu karena di dalamnya terdapat 24 program strategis Pemkot Makassar, salah satunya Lorong Wisata,” ucap mantan legislator DPR RI ini menekankan.

Ia berharap sebanyak 15 Camat dari 15 Kecamatan yang ada di Kota Makasar, dapat menjadikan program Lorong Wisata sebagai atensi untuk diperhatikan sesegera mungkin.

“Kita hampir masuk bulan Juni, kita juga sudah punya shelter, maka Agustus mesti harus berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Sekali lagi, yang utama program ini harus ada koordinasi yang baik dengan seluruh stakeholders,” harapnya.

Rencananya, Lorong Wisata yang sudah terkoneksi dengan Commuter Metro Moda alias Co’mo dan virtual reality (VR) akan diluncurkan pada 17 Agustus 2022, tepat di hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Mohammad Roem menambahkan, pihaknya telah menargetkan tujuh lorong wisata prioritas di beberapa titik wilayah kota, salah satu diantaranya menjadi lorong wisata unggulan.

Pihaknya pun telah mengantongi data lokasi lorong dari kecamatan untuk dipetakan Organisasi Perangkat Daerah. Mantan Kepala Bidang Humas Pemkot Makassar ini menyatakan program Lorong Wisata bukan hanya menjadi tupoksi Dinas Pariwisata, tapi program ini dikerjakan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan lainnya.

“Lorong wisata ini adalah pekerjaan bersama. Kalau infrastrukturnya dari teman-teman PU, baik drainase, paving block dan lainnya yang menjadi kebutuhanwarga. Kalau kami lebih ke ornamen kepariwisataan misalnya mural serta pemasaran untuk mendatangkan wisatawan,” tutur Roem menambahkan. (*)

Penulis : upi

 Komentar

Berita Terbaru
Politik24 Juli 2026 17:29
Gerindra Sulsel Buka Suara soal Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone: Hormati Proses Hukum, Sikap Partai Menunggu Fakta
MAKASSAR, Trotoar.id – Kasus dugaan penganiayaan yang menyeret nama Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, mulai mendapat perhatian dari ...
Metro24 Juli 2026 17:14
API BAHARI, Inovasi Damkarmat Makassar Perkuat Ketangguhan Masyarakat Pesisir Hadapi Kebakaran dan Bencana
MAKASSAR, Trotoar.id – Kondisi geografis Kota Makassar yang memiliki gugusan pulau dan kawasan pesisir menghadirkan tantangan tersendiri dalam pelay...
Daerah23 Juli 2026 22:44
Kick Off HUT RI ke-81 di Tanete Riaja Resmi Dimulai, Wabup Barru Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Waspada Kebakaran
Barru, Trotoar.id – Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, secara resmi membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Repub...
Daerah23 Juli 2026 22:41
Wabup Barru Beri Pembekalan 38 Kontingen Jambore Nasional 2026
Barru, Trotoar.id – Usai memimpin Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Barru, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang y...