Bupati Luwu Utara memimpin langsung pertemuan Pertemuan Koordinasi Lintas Sektor Pencegahan dan Penanganan Korban Kekerasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Luwu Utara
Trotoar.id, Luwu Utara — Bupati Luwu Utara memimpin langsung pertemuan Pertemuan Koordinasi Lintas Sektor Pencegahan dan Penanganan Korban Kekerasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Luwu Utara
Pertemuan yang di gelar di Aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu Utara, dihadiri beberapa pihak terkait, dan tujuan dari rakor tersebut untuk melakukan pencegahan terhadap kekerasan perempuan dan anak termasuk TPPO
Indah menyebutkan, kegiatan yang digelar bukan kegiatan yang pertama dilakukan, melainkan kegiatan tersebut digelar secara khusus dengan sasaran kepala desa dan bunda paud di seluruh wilayah kabupaten Luwu Utara.
“Rakor ini menjadi hal yang sangat penting dari waktu ke waktu, mengingat saat ini laju kasus kekerasan perempuan dan anak terus meningkat, jenisnya juga bermacam-macam,” Kata Indah
Olehnya Itu, dia berharap kedepan tidak ada lagi kekerasan fisik maupun verbal,m olehnya itu keberadaan negara sangat hadir sebagai perpanjangan tangan dunia memberikan atensi yang sangat besar
Lanjut orang nomor satu di luwu Utara, dari 17 tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGS, isu kekerasan terhadap perempuan dan anak mendapat tempat tersendiri
dengan penghapusan segala bentuk kekerasan perempuan dan anak baik di ruang publik dan privat baik dalam hal perdagangan, seksual dan jenis-jenis eksploitasi
“Kekerasan perempuan dan anak menjadis alah satu program yang pembangunan berkelanjutan, save the children, pemerintah daerah serta PT. Mars beberapa waktu lalu mengadakan sosialisasi untuk mengurangi pekerja anak di sektor perkebunan,” ucapnya
Termasuk salah satu poin dalam kerjasama yang dibangu, dengan menghilangkan praktek berbahaya seperti pernikahan anak usia dini, pernikahan paksa yang berdampak secara fisik terhadap kesiapan sistem reproduksi anak
Lanjut perempuan pertama yang menjabat sebagai Bupati hal itu menjadi tanggung jawab semua pihak, dan untuk memastikan anak dan perempuan itu dilindungi dari tindakan-tindakan berbahaya yang mungkin menurut kita aman tapi berbahaya untuk anak
Sementara itu, Kadis P3AP2KB Andi Zulkarnain menyebutkan untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor dengan jejaring dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak termasuk TPPO
“Mengembangkan mekanisme pelayanan terpadu dan sistem rujukan, meningkatkan pemahaman secara bersama-sama dalam upaya penanganan korban terhadap perempuan atau korban terhadap anak
Dan adanya adanya komitmen bersama untuk bersinergi dalam membangun upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta penanganan korban kekerasan
“Kabupaten luwu utara tahun ini kita memiliki rumah aman yang fungsinya tempat sementara, pemda siapkan untuk korban kekerasan perempuan dan anak, kita siapkan konsumsi, penjemputan, siapkan semua secara gratis dan juga menyiapkan pendamping psikolog,Jelasnya
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Tapak Suci Putra Muhammadiyah Pimda 214 Bulukumba pada…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Sebanyak 46 santri dan santriwati Tahfidz Al-Qur’an 30 juz resmi diwisuda dalam…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat ditegaskan melalui penandatanganan kawasan bebas asap…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Andi Nirawati, melontarkan…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan jemaah calon…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)…
This website uses cookies.