Pemkot Makassar

Pomanto Ingin Berikan Yang Terbaik Bagi Warganya

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 14 September 2022 18:45

Walikota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyatakan dirinya selalu terbuka dengan program yang mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, salah satunya melalui sanitasi yang aman.
Walikota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyatakan dirinya selalu terbuka dengan program yang mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, salah satunya melalui sanitasi yang aman.

Trotoar.id, MAkassar — Walikota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyatakan dirinya selalu terbuka dengan program yang mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, salah satunya melalui sanitasi yang aman.

Hal ini disampaikan Danny Pomanto saat menerima kunjungan USAID-IUWASH Tangguh di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah Makassar, Rabu (14/09).

Ia mengapresiasi USAID-IUWASH Tangguh yang siap mendampingi dan mendukung upaya Pemkot Makassar Indonesia dalam meningkatkan layanan sanitasi serta perbaikan perilaku higienis.

“Terima kasih, saya selalu ingin yang terbaik bagi warga saya. Apalagi ini menyangkut persoalan hajat hidup orang banyak. Persoalan sanitasi berkaitan erat dengan kesehatan,” ujar Danny Pomanto.

Danny mengaku dirinya ingin memperluas cakupan dan meningkatkan kualitas sanitasi aman di Makassar. Meskipun tercatat Makassar memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah komunal terbanyak di Indonesia ditambah BLUD PAL pertama di Indonesia.

“Ini persoalan sanitasi juga menyangkut kesehatan warga, jadi mendorong perilaku hidup bersih. Kalau kesehatan warga bagus akan berdampak ke kesejahteraannya,” ungkapnya.

Menurut Danny Pomanto, berdasarkan regulasi yang berlaku pengolahannya berada di BLUD PAL Dinas PU Makassar. Sedangkan distribusi besar kemungkinan Perumda Air Minum.

“Mengelola air limbah itu bagi dua, BLUD ke model plant atau pengolahannya. PDAM ke jaringannya ke rumah. Tugasnya dibagi dua biar tidak berat. Regulasi sudah ada dua-duanya, PDAM itu berupa Perda dan BLUD PAL kita itu Perwali,” terangnya.

Sementara itu, Lead Comp 2 Aspen USAID-IUWASH Tangguh, Sofyan Iskandar berharap pelayanan sanitasi di Makassar bisa segera lebih komprehensif.

“Dari data layanan L2T2 ada 40.000 an terdata pelanggan, tentunya sangat potensial. Ditambah dengan berubahnya UPT menjadi BLUD akan memperkuat pengelolaan dari segi kelembagaan,” ujarnya.

Diketahui pertemuan ini dihadiri pula Deputy Chief Of Party USAID IUWASH Tangguh, Jeremy Keaton serta Selvi Hehanusa. Sementara dari Pemkot Makassar nampak Kepala DPU Zuhaelsi Zubir, Kepala DLH Puspa Aryati Abadi, Kepala BLUD PAL Hamka Darwis dan perwakilan Bappeda.

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juli 2026 21:32
Diskominfo Bulukumba Monev Website Desa, Dorong Transparansi dan Transformasi Digital
BULUKUMBA, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital. Melalui Dinas Pembe...
Daerah07 Juli 2026 21:30
Porsenijar PGRI 2026 Ledakkan Ekonomi Sidrap: Rp4,26 Miliar Berputar, Jalanan Lumpuh Diserbu 75 Ribu Pengunjung
SIDRAP, Trotoar.id — Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) PGRI 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tak sekadar sukses sebagai ajang kompe...
Metro07 Juli 2026 16:20
Seleksi Transparan, Pimpinan BAZNAS Makassar 2026–2031 Fokus Digitalisasi dan Penguatan Data
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode 2026–2...
Daerah07 Juli 2026 16:16
Bupati Barru Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP ke-11 Berturut-turut
Barru, Trotoar.id — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Paripurna Tingkat I DPRD Kabupaten Barru dalam rangka penyampaian Rancanga...