Anggota Komisi IX DPR RI Aliyah Mustika Ilham Angkat Bicara Soal keinginan pemerintah memberlakukan vaksin Berbayar kepada masyarakat yang ingin melakukan Vaksinasi Mandiri
Trotoar.id, Makassar – Kasus gagal ginjal akut yang menyerang ratusan anak di Indonesia kini menjadi perhatian publik, apalagi saat ini lebih dari dua ratus anak di indonesia tercatat terserang penyakit gagal ginjal akut.
Anggota Komisi IX DPR RI Aliyah Mustika Ilham angkat suara, dai meminta kepada pemerintah untuk segera menarik seluruh obat-obat sirup untuk anak yang mengandung bahan berbahaya dipasaran, serta melakukan pengujian secara komprehensif terhadap obat-obata sirup yang diduga memiliki kandungan kimia berbahaya pada obat sirup untuk anak
“Ini sudah menjadi kasus yang luar biasa, olehnya itu kita meminta pemerintah untuk segera menarik peredaran obat sirup yang diduga kuat mengandung kimia berbahaya terhadap kesehatan anak,” Kata Aliyah Mustika Ilham Anggota Komisi XI DPR RI
Istri dari Mantan Walikota Makassar etrsebut juga berharap agar kiranya pemerintah, melakukan pengawasan secara ketat peredaran obat-obatan di pasaran, termasuk obat-obatan yang memiliki kandungan berbahaya seperti Etylen Glycol (EG) dan Dietylen Glycol (DEG)
Olehnya itu Pemerintah harus meminta pertanggung jawaban produsen obat-obatan jika benar nantinya kandungan kimia berbahaya yang ada lima jenis obat yang dirilis BPOM menjadi penyebab utama dari penyakit gagal ginjal akut terhadap anak.
“Meminta pemerintah untuk serius menangani Kejadian Gagal Ginjal Akut pada Anak yang saat ini angkatnya terus meningkat, sambil melakukan investigasi apakah kasus Gagal Ginjal ini berhubungan erat dengan Obat Syrup yang mengandung Etylen Glycol (EG) dan Dietylen Glycol (DEG) atau bahan berbahaya,” Jelasnya
Dimana saat ini berdasarkan data Kemenkes, tercatat lebih dari 200 anak terserang penyakit gagal Ginjal akut, dan dari jumlah tersebut ada 100 anak dinyatakan meninggal akibat gagal ginjal akut yang dialami
Sebelumnya BPOM RI merilis lima jenis obat sirup yang diduga memiliki kandungan berbahaya terhadap ginjal anak, dan ditarik dari pasaran diantaranya Termorex Sirup (obat demam), produksi PT Konimex dengan nomor izin edar DBL7813003537A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.
Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), produksi PT Yarindo Farmatama dengan nomor izin edar DTL0332708637A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml. Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DTL7226303037A1, kemasan Dus, Botol Plastik @ 60 ml.
Unibebi Demam Sirup (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL8726301237A1, kemasan Dus, Botol @ 60 ml, Unibebi Demam Drops (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL1926303336A1, kemasan Dus, Botol @ 15 ml.
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…
This website uses cookies.