
Trotoar,id, Makassar — Meski pemilu bari akan digelar 14 Februari 2024 mendatang, namun banyak pihak memprediksi jika partai Golkar sedikit kewalahan untuk mempertahankan posisi tahta sebagai ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
Apalagi saat ini Golkar dengan konflik yang terjadi di internalnya akan menjadi faktor utama partai golkar sulit mempertahankan posisi yang telah di raihnya turun temurun dalam kompetisi politik lima tahunan.
Mengingat cukup ketatnya persaingan yang terjadi antara partai peserta pemilu, juga akan menjadi faktor pendukung lainnya Golkar sulit untuk mempertahankan posisi yang telah diraih dalam tahun sebelumnya

Dilihat dari hasil pemilu 2019, Partai Golkar mampu meraih 13 Kursi dan menjadikan golkar sebagai pemenang pemilu, namun itu dapat dekradasi, mengingat beberapa daerah pemilihan (Dapil) sebut saja dapil 10, 11, 6, dan golkar sedikit kewalahan mempertahankan dua kursi di dapil tersebut
Menanggapi hal tersebut, Direktur Nurani Strategi Nurmal Idrus mengakui jika Golkar saat ini terbilang tertinggal dari partai pesaingnya, khususnya dalam konsolidasi struktur termasuk belum solidnya kader golkar untuk menghadapi pemilu 202.
“Iya golkar sedikit tertinggal dari pesaingnya, bahkan Golkar sendiri mau dikata belum solid secara internal untuk menghadapi pemilu 2024 akan datang,” Kata Nurmal
Apalagi Konsolidasi merupakan salah satu faktor penunjang utama yang dapat mempertahankan posisi dan perolehan hasil pemilu pada tahun 2019 kemarin, termasuk Golkar harus memiliki strategi yang matang dalam menentukan caleg yang akan mewakili golkar di setiap dapilnya

“Golkar tidak harus terpaku pada 100 persen kader untuk masuk dalam DCT. Perlu ada orang baru dengan kemampuan baik modal sosial maupun finansial untuk masuk dalam DCT,” Jelasnya
Saat ini, mau dikata Golkar tertinggal dari partai penentangnya, NAsdem, Gerindra dan PPP, bahkan Golkar mau dikata sedikit lambat dalam menjalankan konsolidasi struktru, dimana konsolidasi merupakan langkah awal yang cukup penting dalam dalam menyusun strategi untuk menambah atau mempertahankan apa yang diraih pada pemilu sebelumny.


Komentar