Trotoar.id, Makassar – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi penahanan pemulihan ekonomi dan inflasi yang dihadiri kepala dan wakil kepala daerah se Sulawesi Selatan, di kantor Gubernur Sulsel
Dalam rakor, menteri dalam negeri Tito Karnavian menyoroti soal besarnya anggaran belanja pegawai yang dialokasikan pemerintah provinsi sulawesi selatan
“Belanja operasional baik Pegawai Pegawai cukup tinggi menghampiri 60 persen, dari belanjanya Rp9, 9 triliun, ” Kata Menteri dalam negeri
Baca Juga :
Sehingga, mantan kapolri tersebut meminta kepada pemerintah provinsi untuk menekan belanja operasional dan belanja pegawai yang mendominasi serapan APBD Sulsel di 2023.
Bahkan mendagri meminta agar pemerintah mengevaluasi kebijakan penganggaran khusus pada belanja pegawai.
“Sebaiknya Pemerintah Provinsi untuk bisa mengevaluasi penganggaran khususnya pada penganggaran belanja pegawai dan operasional serta melakukan kajian tentang rekrutmen ASN dan Non ASN,” Katanya
Diketahui dari total APBD Provinsi Sulsel sebesar Rp9,9 triliun l, terdiri dari Rp3. 2 T belanja Pegawai, Rp2, 4 T belanja Barang dan jasa, anggaran subsidi Rp 20 Miliar, anggaran bantuan sosial 2,4 M, anggaran hibah 3,1 miliar
Pada kesempatan tersebut, mendagri juga meminta kepada kepala daerah untuk terus berinovasi dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Dia juga mengarahkan agar generasi penerus untuk diarahkan menjadi entrepreneur muda,



Komentar