
Trotoar.id, Makassar – Jelang tahapan Pemilu yang mulai akan digelar mei 2023, anggaran Kegiatan Reses Bagi anggota DPRD Sulsel naik menjadi Rp340 Juta sekali reses
Kenaikan anggaran reses DPRD Soal itu, dibenarkan oleh Wakil ketua Komisi A DPRD Sulsel.
“Iya memang naik anggaran reses, mengikut dari volume kegiatan yang dulunya cuma 4 titik sekarang menjadi 8 titik,” Katanya 1

Kenaikan anggaran kegiatan reses ini terjadi setiap tahun, dimana di tahun 2020, anggaran kegiatan reses per anggota mencapai Rp85 Juta, Kemudian di tahun 2021 menjadi Rp105 Juta dan di tahun 2022 menjadi Rp135 Juta dan di tahun 2023 menjadi Rp 340 Juta
Peneliti Senior Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Sulsel Herman yang ditanya soal kenaikan anggaran reses yang terus terjadi hampir setiap tahunnya dianggap hal yang harus dipertanyakan
“Besaran anggaran kegiatan reses itu mengikut pada item kegiatan, namun seharusnya kenaikan tidak terjadi setiap tahun terjadi, , apalagi metode menyerap aspirasi dapat dilakukan dengan metode yang efektif dilakukan, ” Kata Herman
Herman menjelaskan dengan adanya kanal Website milik DPRD dalam menyerap aspirasi, sebuah metode yang memudahkan wakil rakyat daerah menyerap aspirasi.

Dia menjelaskan bahkan dalam, menyerap aspirasi bukan cuma kegiatan reses saja yang dilakukan Anggota DPRD, diketahui bahwa banyak kegiatan seperti sosialisasi Perundang-undangan, dan pengawasan APBD merupakan kegiatan ketemu konstituen itu juga bisa dijadikan model menyerap aspirasi.
“Tapi pada faktanya kadang juga anggaran Reses diambil oleh anggota DPRD dan dia yang kelola bersama timnya di bawah sampai kepada kwitansi-kwitansi pertanggungjawaban,” Ucapnya peneliti senior Kopel Sulsel


Komentar