Categories: Metro

Survey Indeks Kemerdekaan Pers di Kalimantan Tengah

SMSI

Trotoar.id, Palangka Raya – Tingkat kemerdekaan pers di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali lihat melalui survei yang dilaksanakan pada Focus Group Discussion (FGD).

Menurut keterangan pers yang diterima kantor pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), kegiatan yang dilaksanakan Dewan Pers bekerja sama dengan Sucofindo di Meetting Room Hotel Luwansa, Palangka Raya, Jumat (19/5/2023) ini dihadiri Anggota Dewan Pers Dr Asep Setiawan dari Jakarta, Sekretaris IJTI Kalteng Imam M Mangkunegara, dan dimoderatori Dr Eni Kardiwiyati.

Survei dalam kegiatan ini diikuti responden dari kalangan ahli pers serta tokoh terkait lainnya. Di antaranya, Ketua Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) H Sutransyah, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalteng Khairil Supriadi, perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringn Barat Syamsudin, perwakilan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Sri Mariati.

Turut mengisi kuisinoner survei Mathius Hosang dari Dinas Lingkungan Hidup, H Junaidi dari pengajar Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Dodik Mahendra dari Kejaksaan Tinggi Kalteng, Christian R Yoga dari Setda Kabupaten Kotawarigin Barat, Janang Firman dari WALHI Kalteng, Rusdi dari Kadin Kalteng, Budi Harjono, dan dari PerumDAM Palangka Raya.
Selain pengisian kuisioner survei, kegiatan ini juga dirangkai dengan forum diskusiterkait indeks kemerdekaan pers.

Anggota Dewan Pers Dr Asep Setiawan dalam paparannya mengatakan, survei ini dilaksanakan secara rutin untuk mengetahui indeks kemerdekaan pers di suatu daerah. Data-data tersebut kemudian disusun kembali untuk mendapatkan indeks kemerdekaan pers secara nasional.

“Kenapa perlu disurvei? Karena ini berhubungan dengan pemerintahan. Berapa persen tingkat kemerdekaan pers itu menunjukkan kinerja pemerintahan yang tujuannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jika kemerdekaan pers tertekan, berarti ada masalah kinerja pemerintah,” papar Asep.

Tokoh pers yang juga pengajar di Universitas Muhammadiyah Jakarta ini menambahkan, kondisi kemerdekaan pers selalu berubah dalam kurun waktu tertentu. Karena itu, survei demikian perlu dilakukan secara berkala untuk mengetahui kondisi terkini kemerdekaan pers.

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL
Tags: Smsi

BERITA TERKAIT

Musda Golkar Sulsel Masih Tertahan di DPP, Perebutan Restu Ketum Mulai Memanas

MAKASSAR, Trotoar.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar hingga kini belum juga menetapkan jadwal…

3 jam ago

Pemkab Sidrap Bedah Instrumen Penilaian Kepatuhan HAM 2026

SIDRAP, TEOTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi…

4 jam ago

Program SEHATI di Gowa Perkuat Perlindungan Anak dan Karakter Remaja

GOWA, TROTOAR.ID – Program SEHATI (Sejahtera, Harmonis, Aman, Tentram, dan Penuh Kasih) digelar di SMAN…

4 jam ago

Ketua Umum TP PKK Tinjau Kesiapan Sulsel sebagai Tuan Rumah HKG PKK dan HUT Dekranas 2026

MAKASSAR, Trotoar.id – Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi…

4 jam ago

Buka Puncak PINISI 24, Andi Utta Sebut CPNS Penentu Arah Masa Depan Bulukumba

BULUKUMBA, Trotoar.id – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, membuka puncak kegiatan PINISI 24 (Pameran…

4 jam ago

Munafri: Rakernas ASITA Jadi Momentum Makassar Perkuat Infrastruktur dan Event Pariwisata

MAKASSAR, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika…

18 jam ago

This website uses cookies.