Categories: Hukum

Tanggapi Misteri Kematian Siswa SMP Athirah, Wanhat KIPAN Sulsel Angkat Bicara

Hukum

Trotoar.id, Makassar – Kematian Basman Nafa Yaskura (15) , siswa SMP Athirah Makassar, masih menyisakan tanda tanya bagi keluarga. Keluarga menilai ada sejumlah kejanggalan dalam kasus meninggalnya putra bungsu dari Pejabat Kemenhub, Benny Yusuf Nurdin.

Atas kejanggalan-kejanggalan tersebut, keluarga menuntut keadilan agar kasus ini bisa diselesaikan secara terang-benderang. Pasalnya, setelah Benny Yusuf, ayah dari almarhum Basman berkunjung di Sekolah putranya tersebut Benny mengatakan setelah melihat tempat yang diduga lokasi anaknya terjatuh, dia semakin merasa ada keanehan. Dia tak percaya anaknya sengaja jatuh dari rooftop gedung sekolah.

“Jadi saya meyakini anak saya bukan bunuh diri. Kemungkinannya ada tangga dia naik terus terpeleset jatuh. Itu kemungkinan yang paling itu kuat (jika anaknya benar jatuh dari rooftop),” ungkap Benny.

Terkait kasus ini, salah satu Dewan Penasehat DPD KIPAN Sulsel, Medy Juanda, melalui rilisnya berpesan kepada keluarga almarhum Basman Nafa Yaskura agar terus berjuang mengungkap kebenaran atas kematian tidak wajar almarhum.

“Keadilan tidak akan pernah datang tanpa diperjuangkan,” ucap Medy Juanda, Rabu (31/5/2023).

Medy juga menerangkan, salah satu cara memperjuangkan kebenaran adalah dengan mengawal kinerja Kepolisian dalam hal ini Kapolrestabes Kota Makassar beserta jajarannya untuk mengungkap kebenaran atas misteri kematian almarhum Basman.

“Saya perhatikan pada beberapa akun media sosial mainstream salah satunya adalah Instagram, sepertinya ada upaya dari pihak tertentu untuk terus menggiring opini bunuh diri yang dilakukan oleh almarhum Basman. Sebagai contoh adalah, banyaknya akun fake yang menanggapi komentar netizen seolah-oleh memang almarhum ini melakukan bunuh diri. Sementara fakta sementara yang dikumpulkan oleh pihak Kepolisian, sangat tidak masuk akal jika kematian almarhum Basman ini karena bunuh diri”, ulas Medy yang juga mantan Wakil Ketua KNPI SulSel ini.

Atas kejadian ini, Medy bersama dengan teman aktivis lainnya akan terus mengawal Kepolisian dan memberikan support untuk mengungkap fakta kejadian sebenarnya agar masyarakat tidak lagi berasumsi liar seperti yang terjadi saat ini.

“Kami berharap kepada seluruh masyarakat agar bersabar dalam menunggu hasil investigasi yang tengah dilakukan oleh pihak Kepolisian dalam hal ini Tim Investigasi Polrestabes Makassar. Dan terakhir pesan kami, bijaklah dalam ber media sosial agar pihak keluarga yang sedang berduka bisa tenang dalam menunggu proses investigasi Kepolisian”, pungkas Medy Juanda.

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Musda Digelar Juni, Empat Kader PD Diusulkan Maju

Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda

11 jam ago

DPRD Sulsel Tutup Masa Sidang II, Sekprov: Orang Sabar Disayang Tuhan

MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…

13 jam ago

Program SEHATI Hadir di SMA 17 Makassar, Dorong Deteksi Dini Perilaku Berisiko Remaja

MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…

13 jam ago

Dorong Profesionalisme Jurnalist Pemkot Makassar Fasilitasi Wartawan Ikut UKW

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…

13 jam ago

Pajak Hiburan Makassar Lampaui Target, Tren Positif Dorong PAD Tembus Rp36 Miliar

MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…

13 jam ago

Ketua TP PKK Luwu Tekankan Peran Posyandu sebagai Pusat Edukasi Masyarakat

LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…

13 jam ago

This website uses cookies.