Categories: Daerah

Tak Pakai Baju Korpri, Andi Utta : Contoh ASN Tidak Disiplin

Pemda Bulukumba

Trotoar.id, Bulukumba,- Minimal satu kali setiap bulan, ASN harus mengenakan pakaian Korpri. Pakaian ini digunakan setiap tanggal 17 pada bulan berjalan sebagai bagian dari memperingati Hari Kesadaran Nasional (HKN).

Jika tanggal 17 bertepatan dengan hari libur, maka pengenaannya berlaku pada hari pertama setelah libur.

Meski demikian, ternyata masih banyak juga ASN yang lalai terhadap aturan ini. Terbukti pada Apel Gabungan OPD di halaman Kantor Bupati, puluhan ASN masih mengenakan baju keki, bukan baju Korpri sebagaimana yang diharuskan.

Melihat banyak pegawai yang masih gunakan pakaian keki diantara ratusan ASN berbaju Korpri, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf yang memimpin apel meminta ASN yang tidak mengenakan Kopri untuk maju ke depan barisan membentuk barisan tersendiri.

“Masa untuk berpakaian Korpri satu kali dalam sebulan saja tidak bisa. Ini menunjukkan tidak ada perhatian. Tidak ada disiplin. Bisa jadi juga mencerminkan kinerjanya di kantor,” sindir Andi Utta sapaan akrab Bupati, Senin 19 Juni 2023.

Dengan kompak berpakaian Korpri, lanjutnya juga akan menunjukkan kebersamaan ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Ia pun berharap ke depan urusan kedisiplinan, khususnya pakaian Korpri ini menjadi perhatian bagi pimpinan OPD agar ASN di jajarannya mengindahkan aturan tersebut.

“Seharusnya setiap bulan diingatkan bawahannya jika tiba waktunya pakaian Korpri,” pintanya.

Pada kesempatan tersebut, Andi Utta juga mengingatkan untuk mempercepat kegiatan yang belum dilaksanakan khususnya anggaran yang bersumber dari pemerintah pusat dan provinsi.

“Seharusnya kita malu, sudah diberikan anggaran, tapi tidak mampu dibelanjakan (direalisasikan),” ungkapnya.

Andi Utta menyayangkan jika pihaknya sudah berusaha bagaimana mengusulkan atau mendapatkan anggaran di pemerintah pusat dan provinsi, namun pada akhirnya Pemda Bulukumba tidak mampu melaksanakan karena hanya persoalan perencanaan yang lambat.

“Jangan dibiarkan seperti ini terus (perencanaan lambat),” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Bulukumba juga meneruskan pesan dari Presiden Joko Widodo pada pertemuan Rapat Koordinasi Pengawasan tingkat Nasional oleh BPKP beberapa hari yang lalu.

Presiden katanya menginstruksikan agar belanja kegiatan di daerah tepat sasaran, bukan untuk memperbanyak perjalanan dinas dan membiayai rapat-rapat.(*)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Sekretaris Kwarcab Sidrap Buka Musyawarah Ranting Baranti 2026

SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…

9 jam ago

Di Pelantikan HDCI, APPI Tawarkan Makassar sebagai Pusat Touring Nasional

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…

9 jam ago

Pesan Wabup Nurkanaah untuk Wisudawan UT: Berikan Kontribusi Terbaik bagi Daerah

SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…

9 jam ago

Makassar Tembus Peringkat Nasional Kota Toleran

MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…

9 jam ago

Tepat di Hardiknas, Andi Amran Sulaiman Kembali Pimpin IKA Unhas Periode 2026–2030

MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…

13 jam ago

Mubes IKA Unhas: Andi Amran Sulaiman Kantongi Dukungan 84,5 Persen

MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…

17 jam ago

This website uses cookies.