Categories: Metro

Sosialisasi Sekolah Siaga Bencana, Indah Dorong Pengurangan Risiko Berbasis Komunitas

Pemda Luwu Utara

Trotoar.id, Luwu Utara — Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani membuka Sosialisasi Sekolah Siaga Bencana yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (26/12) di Aula La Galigo.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya Pemda dalam mendorong Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBK).

“Bencana adalah suatu keniscayaan jadi kalau terjadi harus dihadapi. Untuk itu pemerintah mendorong mitigasi yang basisnya adalah komunitas dan sekolah menjadi salah satu komunitas yang cukup banyak terdampak saat bencana,” kata Indah.

“Sekolah masih sangat dipercaya oleh orang tua untuk menitipkan anak-anaknya, oleh karena itu menjadi tanggung jawab kita semua, dari pemerintah hingga pengelola sekolah untuk memastikan sekolah itu aman melalui penguatan kelembagaan,” terang bupati perempuan pertama di Sulsel ini.

Lebih lanjut, Indah yang merupakan mahasiswa Pascasarjana Manajemen Bencana Universitas Hasanuddin ini berharap, sekolah atau satuan pendidikan dapat melaksanakan simulasi bencana tiap satu minggu sekali.

“Laksanakan simulasi seminggu sekali yang melibatkan seluruh warga di sekolah, sehingga peserta didik dan tenaga pendidik terlatih ketika terjadi bencana dan menjadi kebiasaan. Ke depan saya minta juga kepada satuan pendidikan agar memasukkan Mitigasi Bencana sebagai mata pelajaran Muatan Lokal,” pinta Indah yang sekaligus menjadi pemateri pada sosialisasi tersebut.

Pada sosialisasi yang diikuti ratusan guru dan kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, Indah menegaskan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 2007 Pasal 5.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Utara, Misbah melaporkan bahwa tujuan dilaksanakannya sosialisasi tersebut meningkatkan kemampuan SDM, meningkatkan sarana prasarana satuan pendidikan, memberikan
perlindungan bagi siswa dan tenaga pendidik, dan memberikan layanan pendidikan sesuai karakteristrik risiko bencana.

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

46 Santri Tahfidz 30 Juz Diwisuda, Bupati Syaharuddin Tekankan Peran Besar Orang Tua

SIDRAP, TROTOAR.ID — Sebanyak 46 santri dan santriwati Tahfidz Al-Qur’an 30 juz resmi diwisuda dalam…

15 jam ago

Komitmen Sekolah Sehat, SMPN 2 Rappang Deklarasikan Kawasan Bebas Asap Rokok

SIDRAP, TROTOAR.ID — Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat ditegaskan melalui penandatanganan kawasan bebas asap…

15 jam ago

Sorotan Dapur MBG di Sulsel, Legislator Gerindra Desak Standarisasi Ketat dan Evaluasi Menyeluruh

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Andi Nirawati, melontarkan…

16 jam ago

Bupati Andi Utta Pesan Jemaah Haji Bulukumba Saling Menolong dan Jaga Kebersamaan

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan jemaah calon…

16 jam ago

Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Makassar Dilanjutkan Tanpa Ulang Proses

JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)…

16 jam ago

Tekan Stunting, Wabup Sidrap Tegaskan Pentingnya Gizi Alami Tanpa Pengawet

SIDRAP, TROTOAR.ID — Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sidenreng Rappang kembali diperkuat melalui intervensi…

20 jam ago

This website uses cookies.