Categories: Daerah

Dihadapan PJ Gubernur Petani di Malino Mengeluh Kekurangan Modal

Pemprov Sulsel

Trotoar.id, Gowa – Sejumlah petani kentang dan markisa di Malino, Kabupaten Gowa, mengeluh kekurangan modal kepada Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin.

Keluhan tersebut disampaikan saat berdialog dengan Pj Gubernur Bahtiar, di sela agenda penanaman kentang bersama petani, di Kelurahan Pattapang, Tinggimoncong, Rabu, 3 Januari 2023.

Para petani ini berharap bisa mengakses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Kami butuh bantuan, karena kita sangat-sangat kekurangan modal. Jadi kalau memang ada bantuan KUR, akan lebih meringankan bagi kami. Karena khusus di Dusun Biring Panting ini, nanti bulan Maret sampai Mei itu sudah puncak penanaman,” kata Nasir dari Kelompok Tani Biring Panting, Desa Erelembang, Kecamatan Tinggimoncong.

Mendengar keluhan tersebut, Pj Gubernur Bahtiar langsung menanggapi. Ia menjelaskan, saat ini pemerintah bekerjasama dengan perbankan telah menyiapkan KUR sebesar Rp30 triliun untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, yang bisa diakses dengan mudah.

“Berapa modal yang kita butuhkan dalam satu hektare lahan? Karena sekarang ada KUR khusus petani juga. Jadi tidak dikasi uang, tapi pada saat butuh bibit langsung dibayarkan sama bank. Begitu juga puput dan obatnya,” jelas Bahtiar.

Bahtiar kemudian langsung menelpon pihak Bank Sulselbar untuk datang melihat dan memberikan KUR kepada petani kentang dan markisa di Tinggimoncong.

“Saya sudah meminta pihak Bank Sulselbar untuk datang dan memberikan KUR dengan potensi yang sangat luar biasa di sini. Ada kentang dan markisa,” pungkasnya.

Para petani yang langsung mendapatkan informasi terkait KUR tersebut, menyampaikan terima kasih kepada Pj Gubernur Bahtiar.

“Terima kasih banyak Pak Gubernur. Sangat luar biasa Pak Gubernur memperhatikan bagaimana perkembangan pertanian dan peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya petani seperti kami,” tambah Nasir.

Turut mendampingi Pj Gubernur Sulsel, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gowa. (*)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Fasilitasi RDP Terkait Penutupan Akses Jalan di Maros, Yasir Machmud Dorong Solusi Berkeadilan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Yasir Machmud, S.E., M.Si., memimpin…

2 jam ago

Pemprov Sulsel Percepat SLHS untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong percepatan perolehan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi…

2 jam ago

Komisi E DPRD Sulsel Bahas Kesiapan Penerimaan Siswa Baru 2026/2027

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Sekretaris Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fadly Ananda, bersama anggota Komisi…

2 jam ago

Viral Kandang Babi di Gudang Farmasi, Camat Tamalate Turun Tangan: Kini Sudah Dipindahkan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Polemik keberadaan kandang babi di area gudang farmasi di Jalan Dg. Tata,…

3 jam ago

Bulukumba Kejar Status “Sangat Inovatif”, 100 ASN Digenjot Input Data IGA 2026

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Bulukumba tancap gas mengejar predikat “Sangat Inovatif” pada 2026. Sebanyak…

3 jam ago

TP PKK Makassar Turun ke Sekolah, Edukasi Siswa Kelola Sampah dari Maggot hingga Teba

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Kota Makassar mengintensifkan edukasi pengelolaan sampah sejak dini dengan…

3 jam ago

This website uses cookies.