Andi Ridwan Wittiri

Ridwan Andi Wittiri Mendorong Warga Sulsel Memilih Caleg yang Telah Buktikan Kinerjanya

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 10 Februari 2024 18:48

Ridwan Andi Wittiri Mendorong Warga Sulsel Memilih Caleg yang Telah Buktikan Kinerjanya

Trotoar.id, Makassar – Calon Legislatif Daerah Pemilihan I (Dapil I) Sulawesi Selatan DPR RI, Ridwan Andi Wittiri, menegaskan pentingnya warga tidak terpedaya oleh janji-janji caleg yang belum membuktikan kinerjanya di masyarakat.

Dalam pernyataannya, Wittiri mengingatkan bahwa bantuan pemerintah, termasuk sembako dan Bantuan Langsung Tunai (BLT), adalah hak warga yang harus dipastikan tersalurkan dengan adil.

“Kita tidak hanya butuh omon-omon, tapi butuh tindakan konkret yang saya lakukan dalam dua periode duduk di DPR RI adalah mengakomodasi aspirasi warga untuk kesejahteraan,” ujar Ridwan Andi Wittiri di Makassar.

Wittiri menekankan bahwa selama menjadi wakil rakyat, ia telah menjalankan amanah yang dipercayakan oleh masyarakat.

Dalam kewajibannya membantu masyarakat di Makassar, ia menegaskan tidak ada niat untuk menipu dan hanya berjanji-janji.

“Pilihlah yang mau bekerja dan bukan sekadar datang saat kampanye. Perhatikan bukti programnya, bukan hanya janji,” tambahnya.

Meskipun mengakui bahwa periode keduanya tidak berjalan maksimal karena dampak pandemi Covid-19, Wittiri menegaskan bahwa ia memiliki alasan kuat untuk mencalonkan diri kembali untuk ketiga kalinya.

Selama dua periode menduduki kursi wakil rakyat Sulawesi Selatan, Wittiri mengklaim telah mengawal berbagai program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program-program tersebut meliputi penerangan lampu jalan tenaga surya, pembangkit listrik di kepulauan, sambungan listrik gratis bagi masyarakat tidak mampu, pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta bantuan ambulance gratis.

“Dalam periode kedua, mungkin kurang maksimal karena kondisi, tetapi itu bukan alasan bagi saya untuk berhenti berkontribusi pada masyarakat. Banyak program pemerintah yang sudah kami jalankan,” ujar Wittiri.

Di samping itu, Wittiri juga mengingatkan masyarakat bahwa bantuan sosial dan BLT yang akan dibagikan oleh negara tidak boleh diklaim oleh pihak lain.

Menurutnya, bantuan tersebut adalah hak warga yang bersumber dari pajak yang mereka bayarkan dan harus kembali kepada mereka.

“Dana bansos dan BLT adalah hak kita sebagai warga negara dan harus disalurkan secara adil. Program Kartu Sakti dari pasangan Capres Ganjar-Mahfud diharapkan dapat mempermudah proses bantuan pemerintah agar lebih tepat sasaran,” tegasnya, menggarisbawahi pentingnya penyatuan data profil masyarakat penerima b

Penulis : Edho

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juli 2026 21:32
Diskominfo Bulukumba Monev Website Desa, Dorong Transparansi dan Transformasi Digital
BULUKUMBA, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital. Melalui Dinas Pembe...
Daerah07 Juli 2026 21:30
Porsenijar PGRI 2026 Ledakkan Ekonomi Sidrap: Rp4,26 Miliar Berputar, Jalanan Lumpuh Diserbu 75 Ribu Pengunjung
SIDRAP, Trotoar.id — Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) PGRI 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tak sekadar sukses sebagai ajang kompe...
Metro07 Juli 2026 16:20
Seleksi Transparan, Pimpinan BAZNAS Makassar 2026–2031 Fokus Digitalisasi dan Penguatan Data
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode 2026–2...
Daerah07 Juli 2026 16:16
Bupati Barru Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP ke-11 Berturut-turut
Barru, Trotoar.id — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Paripurna Tingkat I DPRD Kabupaten Barru dalam rangka penyampaian Rancanga...