Categories: News

Lebih dari 500 Penyelenggara Pemilu Tumbang, Dua Meninggal Dunia

Pemilu 2024

Trotoar.id, Makassar – Pasca-pelaksanaan pencoblosan dan perhitungan suara pada Pemilu 14 Februari 2024, tercatat sebanyak 536 kelompok penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) mengalami kelelahan yang cukup parah.

Dua di antaranya bahkan dikabarkan meninggal dunia, sementara sisanya harus menjalani perawatan medis di rumah sakit dan puskesmas di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan mengungkapkan bahwa tidak hanya penyelenggara KPPS dan Bawaslu, tetapi juga sejumlah pemilih, petugas keamanan, dan saksi mengalami kelelahan akibat tugas mereka pada hari pemungutan suara.

“Dari total 536 orang KPPS yang dilaporkan tumbang, terdapat 63 orang dari Bawaslu, 77 Linmas, 36 petugas, 14 PPK, 109 PPS, dan 93 orang saksi,” ungkapnya.

Mereka yang mendapat perawatan di rumah sakit dan puskesmas telah diberikan perawatan maksimal oleh tim medis setempat. Hasil diagnosa dokter menyatakan bahwa kelelahan atau kecapean merupakan penyebab utama dari kejadian tersebut.

Tim kesehatan Pemilu 2024 masih terus memantau kondisi kesehatan para penyelenggara Pemilu. Mereka siap bertugas di seluruh tempat pemungutan suara hingga proses rekapitulasi suara selesai.

“Dengan kesigapan tim kesehatan di daerah, mereka bekerja dengan penuh dedikasi. Mereka akan terus bertugas beberapa hari ke depan,” ujar seorang petugas kesehatan.

Harapan besar diungkapkan oleh Ishaq, untuk mencegah terulangnya kejadian serupa dengan Pemilu sebelumnya di mana lebih dari 800 petugas KPPS meninggal dunia karena kelelahan.

“Pemilu tahun ini, kita berharap tidak akan menyaksikan tragedi yang sama. Semoga tidak ada korban jiwa,” katanya.

Sebelumnya, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, telah memperingatkan akan kemungkinan petugas KPPS jatuh sakit saat hari pemungutan suara. Ia meminta kepada seluruh kabupaten dan kota untuk menyiapkan tenaga medis di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Tim kesehatan kami sudah siap untuk mengantisipasi hal ini. Saya mengajak semua tim kesehatan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penyelenggara pemilu,” tegasnya.

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL
Tags: Pemilu 2024

Recent Posts

BAZNAS Bulukumba Sembelih 129 Ekor Kambing DAM Jamaah Haji, Didistribusikan ke Panti Asuhan dan Ponpes

BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Penyembelihan hewan DAM jamaah haji asal Kabupaten Bulukumba Tahun 1447 H/2026 M…

2 jam ago

Atasi Kelangkaan Gas Melon, Pemkab Luwu Salurkan Ribuan Tabung LPG 3 Kg Lewat Pasar Murah

LUWU, TROTOAR.ID – Upaya penanganan kelangkaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Luwu telah dilakukan melalui…

2 jam ago

Bupati Barru Hadiri Muscab Partai Hanura

BARRU, TROTOAR ID – Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat…

2 jam ago

Bupati Bulukumba Paparkan Usulan Infrastruktur Kesehatan Primer di Kemenkes RI

Jakarta, Trotoar.id – Usulan pemenuhan infrastruktur kesehatan primer Kabupaten Bulukumba telah dipaparkan di hadapan Wakil…

2 jam ago

Skema Pembangunan Gedung Utama DPRD Sulsel Berubah, Direncanakan Dibangun 7 Lantai

Makassar, Trotoar.id -- Skema pembangunan Gedung Utama DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dilaporkan mengalami perubahan dari…

3 jam ago

Dari Daerah Persinggahan Menuju Destinasi Unggulan, Barru Perkuat Kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata

JAKARTA,TROTOAR.ID — Tekad Pemerintah Kabupaten Barru untuk bertransformasi dari sekadar daerah persinggahan menjadi destinasi wisata…

22 jam ago